Merancang Ruang Kedap Suara
Agus Arohman | Kamis, 08 November 2012 - 13:43 WIB
: 22440


(Foto:dok/ist)
Ruangan karaoke, home theater, dan studio musik kini mulai tersedia di rumah kalangan menengah.

Mempunyai ruangan di rumah, yang khusus untuk berkaraoke, menonton film, atau bermain musik ala di studio rekaman, tampaknya bukan hal aneh lagi di masa kini. Bukan hanya bagi kalangan atas, sebagian pemilik rumah dari kalangan menengah kini juga mulai mencoba menyediakan ruangan kedap suara untuk menikmati hiburan di rumah mereka selepas kerja berat di kantor.  
Membuat ruangan kedap suara dapat dilakukan dengan berbagai cara sesuai tujuan sang pemilik rumah. Sebuah keluarga yang menginginkan membuat studio rekaman akan mendesain ruang kedapnya secara berbeda dengan keluarga yang lebih menginginkan membuat ruang kedap suara untuk menonton film (home theater) atau untuk berkaraoke bersama keluarga di rumah. Begitu juga para pemilik rumah yang menginginkan memiliki ruang kedap suara multifungsi, mulai dari fungsi ruang karaoke, home theater, hingga fungsi studio musik untuk bermain band dan studio rekaman dalam satu ruangan.  

“Ruang kedap suara di rumah kami memang kami buat khusus untuk studio rekaman,tutur Retno, seorang ibu rumah tangga yang suami dan anaknya berprofesi sebagai pencipta lagu. Menurutnya, karena sifatnya hanya untuk merekam lagu contoh, dan dibuatnya dengan bujet sangat terbatas, studio di rumahnya tidak dibuat oleh ahli akustik khusus.

“Suami dan anak saya merancang dan membuatnya sendiri. Referensinya dari internet dan bertanya-tanya dari teman saja. Tapi studio kami cukup kedap. Buktinya, kalau anak saya sedang melakukan proses perekaman, tetangga tidak ada yang terganggu karena suara dari dalam studio kami nyaris tidak terdengar dari luar,ujar Retno menambahkan.

Desain dan Akustik     
Seolah sudah menjadi tren, ruang kedap suara kini terus berkembang dalam hal desain interiornya. Berbagai gaya desain bisa kita jadikan acuan, mulai dari desain gaya klasik, modern, hingga paduan gaya modern-minimalis, klasik-modern, dan lain-lain.

Apa pun gaya desainnya, bila kita ingin membuat suatu ruang kedap suara, faktor yang terpenting adalah faktor kenyamanan dan kesesuaian ruangan tersebut dengan peruntukannya. Kenyamanan ruang kedap suara tentu saja juga sangat dipengaruhi oleh kualitas sistem akustiknya. Untuk membuat ruangan kedap dengan sistem akustik memadai, Anda perlu menempatkan material akustik sedemikian rupa agar kualitas suara di ruangan tersebut optimal.  

Ruangan kedap suara berfungsi optimal bila tidak terdapat kebocoran suara yang mengganggu orang-orang di luar ruangan tersebut. Untuk itulah, perhatian utama saat mendesain ruangan kedap suara sebaiknya adalah pengaturan elemen-elemen ruang sehingga suara yang kita dengar dan gambar yang kita lihat dapat kita nikmati dengan baik.

Sistem akustik yang baik memungkinkan terjadinya penyerapan dan peredaman suara pada ruang kedap suara. Paduan desain dan material sistem akustik pada dinding belakang, samping, dan area sekeliling speaker dalam hal ini penting perannya. Begitu juga desain dan material untuk lantai, atap, maupun pintu ruangan.

Material
“Sebisa mungkin hindari ruangan berbentuk persegi karena ruangan seperti ini kualitas akustiknya umumnya kurang baik,ujar Dedi, pemilik D' Sound, perusahaan desain interior yang biasa mengerjakan pesanan untuk mendesain ruangan kedap suara.

"Untuk menyiasati ruang persegi kita bisa meletakkan material dan desain dengan fungsi pemecah suara (difusser), penyerap suara (absober), dan peredam dentuman suara bass yang berlebihan (basstrap). Ketiga fungsi ini bisa kita buat sendiri," ujar Dedi menambahkan.

Secara umum, bahan untuk penyerap, peredam, dan pemecah suara bisa berasal dari karpet, parket, gypsum, plywood, dan kain.

Bahan-bahan ini bisa menjadi pilihan untuk pelapis dinding, lantai, plafon, dan pintu. Untuk peredaman yang lebih bagus, Anda juga bisa menambahkan panel kedap suara yang dipasang berjarak dari depan dinding, karena rongga antara panel dan dinding ini bisa berfungsi sebagai peredam suara.

Agar ruangan kedap suara lebih enak dipandang, menurut Dedi, ada baiknya kita menghindari penggunaan karpet. Selain susah dibentuk, karpet juga dapat mengurangi estetika sehingga tampilan ruangan studio nantinya tidak terlihat mewah, tutur Dedi.

Agar tampilan ruangan terlihat lebih elegan dan mewah, menurut Dedi, kita bisa menggunakan bahan yang biasa digunakan untuk membuat sofa. Selain gampang dibentuk, banyak pilihan motif dan warnanya, katanya.

Sumber : Wheny Hari Muljati

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



1 Komentar :

Hendrik Theis
16 Februari 2013 - 06:45:25 WIB

Pa Agus, aku sangat tertarik dengan disain interior ruangan kedap suara,. Saya ingin tanyakan apa perlu di ruangan ini perlu ventilasi kaca sebagai penerangan dan apakah tidak mengganggu kualitas ruangan kedap suara itu? Terima kasih.
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 23 April 2014 00:00:00 WIB

12 Batang Emas di Perut Warga India

, 23 April 2014 00:00:00 WIB

Mengapa Perempuan Lebih Tertarik pada Musisi?