PDIP Kalbar Siap Tumbangkan Golkar
Aju | Rabu, 06 Februari 2013 - 12:48 WIB
: 776


(dok/ist)
Ilustrasi.
PDIP akan berupaya memanfaatkan situasi kekisruhan yang melanda sejumlah partai politik.

PONTIANAK - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Barat (Kalbar) siap menumbangkan dominasi Partai Golkar di provinsi tersebut pada Pemilu 2014.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Kalbar, Cornelis, kepada SH, Rabu (6/2) pagi, mengatakan jajaran pengurus dan kader PDIP Kalbar sudah siap bertarung untuk pemilu.

“Pemilu tahun 2009, tanpa diduga banyak pihak, PDIP berhasil berada di urutan pertama di dalam perolehan suara di Kalbar. Itu untuk pertama kalinya di dalam sejarah mampu mengalahkan dominasi Partai Golkar dalam pemilu yang pernah digelar sejak pemerintahan Orde Baru di Kalbar,” kata Cornelis.

Gubernur Kalbar tersebut yakin massa pendukung tradisional PDIP yang fanatik akan berjuang memenangkan partai tersebut.

Hal itu sudah dibuktikan dalam beberapa pelaksanaan pilkada di Kalbar dan juga terjadi di Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Ketua DPD PDIP Kalteng Agustin Teras Narang. Ia berharap ke depan PDIP bisa lebih baik dan bebas dari masalah hukum yang mengganggu stabilitas dan nama baik partai.

Sementara itu di Makassar, Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo, menegaskan menolak surat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang merekomendasikan Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Enrekang Muslimin Bando sebagai calon bupati (cabup) yang diusung Golkar di Kabupaten Enrekang.

“Golkar Sulsel sudah bersikap. Menolak penetapan calon bupati Enrekang oleh DPP karena mekanisme yang tidak benar. Kalau DPP tetap bertahan pada keputusannya, Golkar Sulsel juga akan tetap bertahan pada sikapnya; yakni menolak keputusan DPP Golkar,” kata Syahrul usai rapat paripurna terhadap laporan keterangan pertanggunjawaban akhir masa jabatan (LKPJ-AMJ) Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo 2008-2013 di Gedung DPRD Sulsel, Makassar, Selasa (5/2).

Syahrul mengaku tidak suka dengan proses penetapan calon Bupati Kabupaten Enrekang yang tidak prosedural. Penegasan Syahrul itu terkait informasi yang menyebutkan bahwa Ketua PAN Enrekang, Muslimin Bando, sudah mengantongi surat dari DPP Golkar yang merekomendasikan sebagai cabup melalui Golkar.

“Kebiasaan seperti itu tidak bisa diperlihatkan kepada kader karena akan dilihat generasi muda Golkar untuk melabrak mekanisme di partai,” kata Syahrul. Meski demikian, Syahrul menyatakan masih belum meyakini surat DPP Golkar atas penetapan Muslimin Bando.

“Siapa tahu juga surat tidak benar. Harus jelas kita punya sikap. Ajar diri sportif,” kata Syahrul yang mengaku belum melihat surat rekomendasi tersebut.(Rusdy Embas)

 

Sumber : Sinar Harapan

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



1 Komentar :

robby ks
06 Februari 2013 - 14:09:42 WIB

Jayalah PDIP, Berjuanglah dgn penuh kejujuran dan ketulusan.
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 00 0000 00:00:00 WIB

, 23 April 2014 00:00:00 WIB

PPP Maju Kena Mundur Kena