Waspadai Aliran Sesat di Kerinci
Jumat, 08 Februari 2013 - 11:50 WIB
: 1937


(Foto:dok/ist)
Ilustrasi.
Aliran MTA dan Sapto Darmo menyimpang dari ajaran Islam.

JAMBI - Nahdlatul Ulama Jambi mengingatkan warga Provinsi Jambi untuk mewaspadai berkembangnya aliran sesat yang mengatasnamakan Islam yang saat ini menyebar di Kabupaten Kerinci.

Adapun aliran sesat yang ditemui, antara lain Majelis Tafsir Alquran (MTA) di bawah pimpinan Abdulah Tupail dan aliran kepercayaan Sapto Darmo, kedua aliran sesat itu tengah berkembang di Kabupaten Kerinci.

"Yang kita temui yaitu aliran MTA dan aliran Sapto Darmo. Mereka ini tengah berkembang di Kerinci, dan kini mulai menyebar ke beberapa daerah di Provinsi Jambi. Ajarannya menyesatkan," kata Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jambi KH Kadir Husein di Jambi, Kamis (7/2) malam.

Peringatan itu disampaikannya di hadapan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus dan Ketua PP ISNU Ali Masykur Musa pada acara Pelantikan dan Mukerwil PW ISNU.

Ia menjelaskan, aliran MTA mengatasnamakan Islam, namun kegiatan keagamaan yang dilakukan tidak sesuai dengan ajaran yang sesungguhnya. Mereka menggunakan Alquran, namun menafsirkan Alquran hanya berdasarkan akal pikiran semata.

"Mereka menafsirkan Alquran hanya berdasarkan pikiran. Mereka menterjemahkan bahwa anjing halal dimakan bagi umat muslim. Justru yang dilarang adalah Maulid Nabi," kata Kadir Husein, mantan Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Jambi.

Sedangkan aliran Sapto Darmo yang dibawa dari Jawa dan berpusat di Jakarta lebih ekstrim lagi. Kelompok ini mengatasnamakan Islam, namun melakukan ibadah sholat jauh berbeda dengan yang sesungguhnya. Bahkan Alquran bukan kitab suci mereka.

"Mereka cukup melakukan sholat satu rakaat waktu pagi dan satu rakaat pada sore harinya. Mereka punya kitab sendiri yang isinya diduga menghina Nabi Muhammad SAW," ungkap pria itu.

Menanggapi hal itu, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Ali Masykur Musa mengatakan, menjamurnya aliran sesat yang mengatasnamakan Islam di Indonesia, khususnya di Jambi karena bangsa ini sudah enggan bicara agama.

Menurut dia, bangsa ini tengah genit-genitnya bicara politik, demokrasi, dan kehidupan baru, sehingga mereka yang tengah mencari jati diri terjebak dalam sebuah ajaran yang menyesatkan atau bahkan berujung pada konflik dan kekerasan mengatasnamakan agama.

Ia berharap ulama NU untuk proaktif memberikan pemahaman ajaran Islam 'ahlulsunah waljama'ah' kepada masyarakat dalam kegiatan dakwahnya. ISNU juga diminta turut berperan memberikan pemahaman yang sama melalui kegiatan keilmuan.

Sebelumnya, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jambi agar turun tangan menyikapi ajaran yang diduga menyimpang dari Islam di Kabupaten Kerinci itu.

Apapun aliran agama yang sedang berkembang di Kerinci saat ini harus dipelajari secara mendalam, khususnya oleh MUI sekaligus membantu Pemkab Kerinci mengantisipasi persoalan ini, tambahnya.
Sumber : Ant

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



3 Komentar :

Ragil
15 Februari 2013 - 16:51:48 WIB

Saya melihat elit agama di negeri ini ( dalam tanda petik ) sama sekali tidak dewasa dan ini ditandai sikap-sikap arogan segelintir dari mereka dimana mereka tidak lagi mampu berfikir jernih apa yang mereka lihat berbeda dengan pemahaman dan pengamalannya sendiri menuduhnya sesat pada hal bisa jadi mungkin justru dirinya sendirilah yang sesat tetapi tidak mereka menyadari.Semoga ALLAH SWT memberi petunjuk pada mereka.
Lukman Mulyanto
23 Februari 2013 - 10:42:27 WIB

Itulah qt, msh mikirke yg ga perlu2. Kl anda yakin dengan amalan anda, ya ga usah khawatir dgn cibiran, kritikan, orang lain. Gtu aja kok repot. Dan untuk MTA sendir, sdh menjadi hal yg wajar, jk mendapat penolakan dimana2. krn memamng beda pemahamannya. mari kita saling menghormati aja dan setahu saya MTA bukan aliran sesat dan menyesatkan, yg diajarkan juga berdsar quran dan hadist. Oke, smoga bs menegrti
Muhammad
10 September 2013 - 13:02:25 WIB

Assalamualaikum, bukan hanya di Jambi di daerah kami di jalan garu medan juga ada aliran sesatnya, dan malah berjamaah di mesjid dan musholla. waalaikumsalam
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 24 April 2014 00:00:00 WIB

Sabun Berbahan ASI Laris di Tiongkok

, 24 April 2014 00:00:00 WIB

Sharon Stone Dilaporkan Stroke