Sejumlah Jalan di Bekasi Rusak
Senin, 04 Maret 2013 - 09:48 WIB
: 385


(SH/Edy Wahyudi)
Ilustrasi.
Jalan yang rusak parah antara lain Jalan Tawes dan Lele Raya.

BEKASI - Sejumlah kerusakan jalan lingkungan di Kota Bekasi Jawa Barat, dikeluhkan oleh warga akibat rawan kecelakaan dan lambat diperbaiki.

Pantauan Antara di lokasi, Senin (4/3), melaporkan kerusakan jalan tersebut salah satunya nampak di kawasan Perumnas II, Kayuringin, Bekasi Selatan.

"Jalan yang rusak parah di antaranya Jalan Tawes dan Lele Raya yang dibiarkan rusak akibat genangan air lintasan kendaraan sejak 2010 lalu," ujar Ade (32) warga setempat.

Akibat keberadaan lubang di badan jalan dengan berbagai ukuran, para pengendara terpaksa menurunkan kecepatan kendaraannya.

"Bila pagi dan sore hari, dua jalan ini rawan mengalami kemacetan dan kecelakaan. Sebab, banyak lalu lalang pejalan kaki khususnya sejumlah pengunjung mal yang menuju Terminal Kayuringin," katanya.

Selain jalan rusak, Jalan Tawes juga kerap dijadikan parkir liar kendaraan pribadi karena lokasinya yang berdekatan dengan Mal Metropolitan (MM).

Di Terminal Kayuringin, misalnya, angkot-angkot justru parkir di jalan, sementara mobil pribadi dan taksi parkir di dalam terminal.

Hal serupa juga dikeluhkan warga Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara terhadap kerusakan jalan tepat di Depan Pasar Teluk Buyung.

"Kami mempertanyakan kenapa jalan yang baru dibangun pada awal 2012 saat ini dalam kondisi rusak," kata Triyono (35) warga setempat.

Dirinya juga meminta agar jalan rusak tersebut mulai diperbaiki dalam waktu dekat. Alasannya, jalan itu merupakan salah satu akses transportasi warga yang cukup banyak dilalui masyarakat.

"Kami minta agar jalan tersebut diperbaiki kembali. Kalau rusak begitu bahaya takut menyebabkan kecelakan," katanya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi, Tri Adiyanto, mengaku telah mengalokasikan anggaran perbaikan jalan lingkungan di Kota Bekasi pada 2013 mencapai total Rp191 miliar.

"Anggaran ini akan kita maksimalkan untuk memperbaiki jalan rusak. Paling tidak, 95 persen jalan di Kota Bekasi bisa dalam kondisi baik mulai jalan lingkungan hingga jalan utama," katanya.

Menurut dia, proses perbaikan jalan saat ini tengah berlangsung di sejumlah titik dengan sistem penambalan sementara jalan yang bolong.

"Perbaikan secara permanen baru bisa kita laksanakan saat cuaca sudah mendukung. Sebab kalau hujan akan merusak kualitas pengerjaan," katanya.

Sumber : Ant

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 19 April 2014 00:00:00 WIB

Bayern Fokus Hadapi Eintracht Braunschweig

, 00 0000 00:00:00 WIB