Kamis, - : WIB
: 1

Sumber :

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



    5 Komentar :

    ortupertama
    19 Mei 2013 - 17:51:14 WIB

    Kasian Papua, presiden tidak perduli dengan nasib mereka di Papua karena sibuk dengan pujian dari Amerika. FREEPORT HARUS DIUSIR DARI PAPUA. Siapa yang memberi idzin menambang dibawah tanah??? NKRI TERGANGGU presiden harus bertanggung jawab. Oxford bisa juga ke NEW YORK!!!!!
    ortupertama
    19 Mei 2013 - 18:04:18 WIB

    Kesatuan NKRI terganggu!!! Kasian orang Papua! WSemoga Tuhan melindungi mereka dan membuka jalan bagi mereka!!!
    basuwi
    19 Mei 2013 - 19:44:18 WIB

    Orang luar banyak mengapresiasi prestasi Presiden SBY tapi bangsanya sendiri kurang menghargai. Hak asasi suruh niru Amirika tapi ketika lembaga independen di Amirika memberi penghargann kpd SBY dicap macem macem. Bangsa ini memang sedang dijangkiti penyakit hati: iri, dengki,fitnah,curiga dan paling benar sendiri sehingga sulit untuk menghargai bangsanya sendiri
    Faizuddin Sanusi
    20 Mei 2013 - 06:30:34 WIB

    Maju terus pak SBY, langkah anda sudah betul, karena tidak meminta penghargaan, lembaga yang menilai dan memberi anugerah. Pak Magnis "mengeksploitasi" kasus Ahmadiyah untuk mendukung "kegeraman" beliau.
    Sirait
    24 Mei 2013 - 15:03:33 WIB

    si sby ini emang keliatannya gila gelar kehormatan, sesuailah dengan citra yg hrs diperjuangkan walau hrs pasang muka badak.. beyeee beyee..
    pendulum2 jg selalu memuja2 sibeye.. inilah tipikal pemimpin yg ga punya kaca.. dengar2 sibeye ini katanya org yg bijak.. tp knp masalah ini aja dia ga mampu mempertimbangakan dia layak atau tidak menerima.. beyee beyee
    << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
    Isi Komentar :
    Nama :
    Jenis Kelamin : L P
    Email :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     

    Editor Choice

    , 20 Agustus 2014 00:00:00 WIB

    Jepang Kirimkan Hello Kitty ke Luar Angkasa

    , 20 Agustus 2014 00:00:00 WIB

    Warga Lampung Antusias Kembangkan Biogas