8 Kapolres di Kalbar Janji Tidak Korupsi
Aju | Rabu, 12 Juni 2013 - 10:37 WIB
: 438


(SH/Septiawan)
ANTI KORUPSI- Sejumlah anggota Kepolisian memasan spanduk anti korupsi di Mabes Polri, beberapa waktu lalu.
Mereka juga berjanji takkan menerima gratifikasi.

PONTIANAK- Delapan Kepala Polisi Resort (Resort) di hadapan Kepala Polisi Daerah Kalimantan Barat, Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto, berjanji tidak akan melakukan praktik kolusi, korupsi dan nepotisme selama menjalankan tugasnya. Janji tidak korupsi sebagai ikrar pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin Kapolda  Apriyanto di Pontianak, Selasa (11/6/2013) kemarin. Kesemuanya juga  berjanji untuk tidak akan menerima gratifikasi dalam bentuk apapun juga selama menjalankan tugas.

Pelantikan dan serah-terima jabatan, meliputi Direskrimsus Polda Kalbar AKBP Widodo dari pejabat sebelumnya Kombes (Pol) Widrhan Denny, kemudian mengangkat AKBP Badya Wijaya sebagai Direktur Sabhara Polda Kalbar, dari pejabat sebelumnya Kombes (Pol) Achmad Dynaputra.

AKBP Tri Yuwono Putra sebagai Kabid Dokkes dari pejabat sebelumnya AKBP Retnawan Pujiatmika, mengangkat AKBP Andreas Widihandoko sebagai Kapolres Singkawang menggantikan pejabat sebelumnya AKBP Priyanto, kemudian Kapolres Sekadau dijabat oleh AKBP Agus Triatmaja. Sedangkan AKBP Winarto menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kapolres Sanggau kepada pejabat baru, yakni AKBP Sigit Dedy Purwadi, kemudian Kapolres Pontianak dijabat oleh AKBP Hady Poerwanto.

"AKBP Oktavianus Marthin menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kapolres Sintang kepada AKBP Verus Septiyansyah, jabatan Kapolres Bengkayang diganti oleh AKBP Vendra Riviyanto," kata Kapolda Kalbar.

AKBP Pahala HM Panjaitan juga menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kapolres Sambas kepada AKBP Wandy Aziz, serta AKBP Dhani Kristianto juga menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kapolres Kapuas Hulu kepada AKBP Mahyudi Nazriansyah.

"Mutasi atau serah terima jabatan di lingkungan Polda Kalbar sangat penting dilakukan untuk kelanjutan dan menjamin dinamika manajerial guna menyiapkan generasi kepemimpinan serta memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada perwira dalam mengembangkan karier ke jenjang yang lebih tinggi lagi," kata  Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto lagi.

Menurut Apriyanto, kaderisasi di lingkungan Polda Kalbar bisa dilihat dalam dua sisi, yakni kepentingan organisasi dan kepentingan personel yang bersangkutan. "Mutasi ini murni sebagai bentuk penyegaran terhadap organisasi di dalam tubuh Polri, dan tidak ada kaitannya dengan yang lain," ungkap Tugas.

Apriyanto berpesan, kepada pejabat yang baru dilantik untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya yang diberikan kepadanya dengan penuh tanggaung jawab, disiplin dan amanah sehingga bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat Kalbar.
Sumber : Sinar Harapan

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 19 April 2014 00:00:00 WIB

Arema Siap Membungkam PBR

, 19 April 2014 00:00:00 WIB

Panwascam Diancam Dibunuh