Waspadai Anak Membuka Situs Porno
Selasa, 18 Juni 2013 - 16:05 WIB
: 481


(Dok/Anak-aarynbelfer.com)
Analisis baru menunjukkan anak-anak paling sering membuka jejaring sosial dan situs porno.

JAKARTA – Hari begini, hampir semua anak memiliki akun di media sosial, seperti Facebook, Twitter, atau laman lain. Para bocah ini dapat dengan mudah mengakses Internet melalui komputer PC, laptop, tablet, telepon selular (ponsel) pintar atau mampir ke warung Internet (Warnet).

Sayangnya, media sosial bukanlah taman bermain yang benar-benar aman untuk anak-anak. Memang benar, Internet adalah sumber informasi dan pengetahuan. Namun, bila anak-anak dibiarkan begitu saja mengakes Internet tanpa ada pengawasan, Internet bisa jadi lingkungan yang berbahaya bagi anak-anak.

Perlu Pengawasan
Perusahaan Keamanan Internet Kaspersky Lab mengingatkan orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak ketika sedang berselancar di dunia maya. Pasalnya, marabahaya di dunia maya mengincar anak-anak, mulai dari virus berbahaya, penipuan hingga konten-konten pornografi.

Penelitian yang dilakukan oleh B2B International untuk Kaspersky Lab pada April 2013 mengungkap saat ini hampir setiap keluarga memiliki dua atau tiga PC/laptop (rata-rata di dunia 2,5 perangkat), satu atau dua ponsel pintar (rata-rata dunia 1,4) dan satu tablet (rata-rata 0,7).

Kaspersky Lab menganalisis respons modul Parental Control yang terdapat dalam produk perlindungan Kaspersky Lab dalam lima bulan pertama tahun 2013.

Doyan Jejaring Sosial
Hasil analisisi menunjukkan, anak-anak paling tertarik pada jejaring sosial (31,26 %) dan situs porno dan erotis dipelototi 16,83 persen anak. Hanya 8,09 persen anak yang mengobrol di ruang bicara (chat ) dan forum-forum di Internet, sebanyak 7,39 persen tertarik dengan web-mail dan hanya 3,19 persen yang doyan main Games kasual.

Jika anak tahu temnpat orangtua menyimpan kartu kredit, ATM atau kartu debit, mereka bisa membeli barang dengan diam-diam. Yang lebih berbahaya lagi, anak-anak bisa menjadi korban toko online palsu yang sengaja dibuat oleh para penjahat siber.

Parental Control
Nah, Parental Control Kaspersky memungkinkan orang tua secara cerdas dan bijaksana melindungi anak-anak dari konten yang tidak pantas tanpa harus memblokir total akses Internet mereka. Dengan tools yang sederhana, orang tua bisa mengkonfigurasi fitur-fitur perlindungan sesuai kebutuhan mereka dan kebutuhan anak-anak mereka.

Parental Control secara khusus memungkinkan orang tua untuk membatasi akses atas situs-situs dan program tertentu atau bahkan seluruh akses internet. Selain itu, orang tua juga bisa mengatur kapan anak bisa bermain komputer. Dengan begitu, komputer tidak akan bisa dinyalakan di luar waktu yang telah ditentukan sehingga anak-anak bisa fokus mengerjakan pekerjaan rumah atau hal penting lain. (SP/CR-37)
Sumber : Sinar Harapan

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 19 April 2014 00:00:00 WIB

Romantis dan Penuh Cinta ala “Romance et L’Amour”

, 19 April 2014 00:00:00 WIB

LKP PKTT Gelar Seminar Kesehatan Internasional