Indonesia-Vietnam Bekerjasama di Bidang Energi
MG-4 | Jumat, 28 Juni 2013 - 13:24 WIB
: 564


(Foto/Antara)
KERJASAMA-Ketua DPR Marzuki Alie (kanan) melakukan pertemuan dengan Presiden Vietnam Truong Tan Sang (kiri) di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (28/6). Kunjungan ke Indonesia tersebut merupakan yang pe
Indonesia juga menawarkan pelatihan kepada Vietnam, baik di bidang energi maupun mineral.

JAKARTA - Hubungan bilateral Indonesia dan Vietnam semakin diperkokoh. Baru saja nota kesepahaman (MoU) terkait kerjasama di bidang mineral dan batu bara ditandatangani oleh Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo dan Deputi Menteri Perindustrian dan Perdagangan Vietnam Nguyen Cam, Jumat (28/6) pagi.

Menurut Susilo, lewat kerjasama ini, Vietnam membuka peluang bagi investor Indonesia untuk berkiprah di Vietnam, terutama di bidang batu bara. Sebaliknya, Vietnam pun ingin berinvestasi dengan belajar dari Indonesia terkait panas bumi.

Di kesempatan yang sama, pihak Indonesia juga menawarkan pelatihan kepada Vietnam, baik di bidang energi maunpun mineral dan batu bara. “Kita menawarkan mereka untuk melatih staf-staf mereka di Badiklat (Badan Pendidikan dan Pelatihan), karena kita punya fasilitas, dosen, dan sdm lainnya,” ujar Susilo saat ditemui SH seusai penandatangan MoU.

Susilo menilai, Indonesia sudah berpengalaman dalam eksploitasi sumber daya alam. Maka tidak heran jika Vietnam ingin belajar dari Indonesia. Ia juga menambahkan, kerjasama ini merupakan tindaklanjut pembicaraan antara Presiden RI dan Vietnam.

Terakhir, Presiden Vietnam Truong Tan Sang dan Ibu Negara Mai Tinh Hanh dikabarkan sedang melakukan kunjungan resmi ke Indonesia sejak Kamis (27/6). Kunjungan ini merupakan yang pertama kalinya bagi Truong Tan Sang.

Sumber : Sinar Harapan

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 17 April 2014 00:00:00 WIB

Panglima TNI Bantah Minta Maaf ke Singapura

, 17 April 2014 00:00:00 WIB

Masyarakat Keluhkan 'Soal Jokowi' di UN