Bupati Talaud Jadi Tersangka Kasus Bansos
Novie Waladow | Kamis, 15 Agustus 2013 - 10:28 WIB
: 1083


(Foto/Antara)
Constantin Ganggali
Saat ditangani Kejati Sulut namun tidak sampai menyentuh pejabat daerah bersangkutan.

MANADO - Di tengah tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kepulauan Talaud Sulut, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulut menetapkan bupati dan calon bupati Talaud, Constantin Ganggali sebagai tersangka kasus dugaan  koruopsi dana bantuan sosial (bansos).

Kepala Subdirektorat I Tipikor Polda Sulut AKBP William Simanjuntak kepada wartawan di Manado, Rabu (14/8) menyebut, Constantin Ganggali yang saat ini menjabat Bupati Kepulauan Talaud telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dana hibah bantuan bencana alam Talaud dan Bansos tahun 2007.

Usai politikus PDIP ini ditetapkan sebagai tersangka, tahap berikutnya Tipikor Polda merencanakan pemanggilan kembali guna pemeriksaan lanjutan. Meski demikian, sebelum pemanggilan tersebut akan dilakukan gelar perkara.

"Semuanya masih dalam proses pengembangan dan pendalaman penyelidikan kasus. Kami akan menjalankan sesuai mekanisme yang diatur, di antaranya gelar perkara dan pemanggilan kembali kepada yang bersangkutan untuk dimintai keterangan," ungkap Simanjuntak.

Proses penuntasan kasus ini, kata dia, masih ada sejumlah berkas yang terus didalami dan dipelajari secara cermat. Ini sudah mengantisipasi jangan sampai berkas yang akan dilimpahkan kemudian dikembalikan kembali oleh pihak kejaksaan untuk dilengkapi karena dianggap belum memenuhi syarat.

Ganggali saat kasus tersebut terjadi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Talaud. Dana yang dipersoalkan merupakan anggaran yang keluar dari kas Kementerian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dengan dasar dana hampir mencapai Rp 7 miliar.

Dana ini diduga telah diselewengkan, karena setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulut melakukan audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemkab Talaud, ditemukan beberapa kejanggalan.

Kasus ini sebelumnya pernah ditangani Kejati Sulut namun tidak sampai menyentuh pejabat daerah bersangkutan. Hanya Pembuat Komitmen Kerja dan kontraktor yang berhasil dipenjarakan Kejati Sulut. Tidak terima dengan diskriminasi tidak diperiksanya pejabat daerah saat itu, kontraktor melaporkan hal ini ke Polda Sulut.

Kapolda Sulut, Brigjen Drs Robby Kaligis melalui Kabid Humas AKBP Denny Adare menegaskan, kasus tersebut masih terus dikembangkan. Ia mengakui Polda Sulut tidak akan pandang bulu dalam mengusut seluruh kasus korupsi yang ada di Sulut. "Siapa pun dia, apabila sudah ditetapkan sebagai tersangka, tinggal tergantung penyidik untuk melakukan penahanan atau tidak," tutur Adare.
Sumber : Sinar Harapan

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



    2 Komentar :

    S.Taariwuan
    15 Agustus 2013 - 23:06:53 WIB

    Indikasi korupsi dana bansos yang menyeret nama plt.bupati Talaud Costantin Ganggali diharapkan tuntas sebelum pilkadam oktober 2013.Hal ini penting agar kabupaten Talaud tidak mengulangi sejarah hitam dalam pemerintahannya,karena belum satu tahun bupati habis di lantik sudah masuk penjara seperti periode yang sedang berjalan ini.Dan kabupaten Talaud sebagai pemecah rekor dalam sistem kepemimpinan pemerintahan SE Indonesia karena satu periode hanya di pimpin oleh Plt.Bupati,tidak terulang lagi.jadi kasus ini harus tuntas sebelum Pilkada .
    S.taariwuan
    23 Agustus 2013 - 06:38:08 WIB

    Aneh! Dari dalam satu lembaga penegak hukum(baca:Polda Sulut) muncul dua statemen yang saling bertentangan.Kasubdit1 Tipikor menyatakan Ganggali sudah di tetapkan tersangka sebaliknya Kapolda menyatakan belum tersangka.Sebenarnya ada apa di balik dua pernyataan yang berbeda dalam satu tubuh Polda ?Demi tegaknya hukum Polda harus konsisten.
    << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
    Isi Komentar :
    Nama :
    Jenis Kelamin : L P
    Email :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     

    Editor Choice

    Jumat, 26 September 2014 17:04:32 WIB

    Seleksi Terbuka Pejabat DKI secara Online

    Selasa, 30 September 2014 10:00:42 WIB

    Roma Melawat ke Etihad Tanpa Beban