Pilkada Lebak, Anak Bupati Unggul
Iman Nur Rosyadi | Senin, 02 September 2013 - 14:22 WIB
: 1118


(SH/Antara)
Pasangan Amir Hamzah-Kasmin menyiapkan gugatan kecurangan pilakada Kabupaten Lebak.

LEBAK– Amir Hamzah-Kasmin, pasangan calon bupati dan wakil bupati Lebak akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Langkah ini diambil setelah hasil perhitungan cepat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Lebak yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan pasangan bernomor urut 2 kalah suara dengan pasangan lain.

“Secara pasti, kami menunggu hasil perhitungan manual oleh KPU Lebak. Sementara itu berlangsung, kami mengumpulkan bukti-bukti kecurangan atau pelanggaran secara masif yang dilakukan Calon Bupati Lebak lain,” kata Kasmin, Minggu (1/9) malam.

Kasmin mengakui mesin politik Partai Golkar tidak berjalan secara optimal di Pilkada Lebak. Menurut di, itu karena konsentrasi Partai Golkar terpecah, karena ada tiga daerah yang menggelar Pemilukada di Banten.

“Golkar mengusung calon di tiap-tiap daerah. Saya hanya bergerak dengan tim dan relawan saya sendiri saja," kata Kasmin.

Sementara, perhitungan cepat SMRC menunjukkan Iti Oktavia--anak Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya—yang berpasangan dengan Ade Sumardi unggul pada pilkada Lebak 2013-2018 yang di gelar, Sabtu (31/8).  Iti yang juga yang diusung Partai Demokrat, PDI Perjuangan, Hanura, Gerindara, PPP, PKS, PPNU, meraih suara 60,55 persen.

Sementara Amir Hamzah—Wakil Bupati Lebak saat ini—bersama Kasmin, warga suku Baduy, yang didukung Partai Golkar meraih 36,24 persen. Sedangkan, pasangan Pepep Faisaludin-Aang Rasidi, yang maju dari perseorangan meraih suara 3,21 persen.

Senior Analis SMRC Adam Kamil menerangkan, toleransi kesalahan mencapai 1 persen pada tingkat kepercercayaan 95 persen. Artinya, perolehan suara kandidat dari hasil quick count bisa digeser ke atas atau ke bawah sebesar 1 persen.

“Perhitungan cepat ini dilaksanakan dengan memilih 200 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di setiap kecamatan di Kabupaten Lebak,” kata Adam.

Untuk sampel TPS dipilih dengan metode kombinasi stratrifield-cluster random sampling. TPS yang dijadikan pilihan dibagi dalam 6 zona. Untuk Zona 1 terdiri dari Kecamatan Cibadak, Kalanganyar, Rangkasbitung dan Warunggunung; Zona 2 terdiri dari Kecamatan Cipanas, Curugbitung, Lebakgedong, Maja dan Sajira.

Selanjutnya untuk Zona 3, Kecamatan Bojongmanik, Cimarga, Cirinteun, Leuwidamar, Muncang dan Sobang; Zona 4 Bayah, Cibeber, Cihara, Cilograng, dan Penggarangan; Zona 5: Cigemblong, Cijaku, Malingping, dan Wanasalam. Untuk Zona 6 yaitu Banjarsari, Cikulur, Cileles dan Gunungkencana.

Sementara itu, Anggota KPU Lebak Ishak Newton mengatakan, secara resmi perhitungan di tingkat KPU Lebak akan dilakukan pada 8 September 2013. Perhitungan cepat yang dilakukan oleh lembaga survey bukan perhitungan resmi, yang dijadikan dasar penetapan calon terpilih oleh KPU Lebak.

“Untuk perhitungan di tingkat PPS dijadwalkan tanggal 5 September,” ujar dia.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilukada Lebak sebanyak 894.394 dengan jumlah TPS sebanyak 1.987 yang tersebar di 28 Kecamatan.
Sumber : Sinar Harapan

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



1 Komentar :

dedi suria
02 September 2013 - 16:21:45 WIB

silahkan menggugat,jika merasa dicurangi!tapi menurut saya memang no.3 lah yang nanti akan menang
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 19 September 2014 00:00:00 WIB

Selamat Tinggal BOS

, 19 September 2014 00:00:00 WIB

Mudahnya Mengiyakan Koruptor