Boeing 777-300 Ketiga Garuda Datang Oktober
Ellen Piri | Jumat, 06 September 2013 - 11:40 WIB
: 1284


(Foto/Antara)
Boeing 777-300 Garuda
Mesin dan keseluruhan bodinya sudah siap. Saat ini sedang dilakukan pemasangan kursi-kursinya

JAKARTA - Pihak pabrikan Boeing di Seattle, Amerika Serikat memastikan pesawat Boeing 777-300 yang dipesan Garuda Indonesia segera rampung dan didatangkan ke Jakarta akhir Oktober mendatang. Ini merupakan pesawat ketiga dari empat unit yang akan datang tahun ini, dari total 10 unit pesawat yang dipesan maskapai.

“Pesawat B777 Garuda ketiga itu sudah hampir jadi dan akan dikirim ke Jakarta akhir Oktober 2013. Mesin dan keseluruhan bodinya sudah siap. Saat ini sedang dilakukan pemasangan kursi-kursinya,” kata Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dalam keterangan resminya, Jumat (6/9).

Dahlan berkunjung ke pabrik pesawat Boeing di Seattle, guna meninjau pembuatan Boeing 777-300 pesanan Garuda secara langsung mulai dari pembuatan desain, perakitan, dan penjualan pesawat jet komersial termasuk perawatan yang berhubungan dengan produk dan pelatihan untuk pelanggan di seluruh dunia.

Selain B777-300, Dahlan mengaku juga melihat fasilitas pembuatan Boeing 737, yang hanya berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi pabrik Boeing 777. “Beberapa pesawat 737-800 pesanan Garuda juga sedang dibuat, salah satunya siap dikirim ke Jakarta dalam dua minggu ini,” ujar Dahlan.

Kongesti
Dahlan juga mengemukakan dalam pertemuan dengan pemimpin Boeing, membahas mengenai maraknya kongesti di bandara-bandara utama Indonesia. Bahkan, penambahan pesawat jenis 737 dalam lima tahun ke depan oleh sejumlah maskapai diperkirakan semakin mendorong peningkatan kongesti di bandara.

Ia berharap Boeing bisa mencari solusi terkait adanya pesawat yang lebih besar dari Boeing 737, tapi masih ekonomis untuk jarak tempuh pendek antara 1-2 jam penerbangan.

Diketahui, bandara-bandara di Indonesia didominasi pesawat Boeing 737 yang dianggap paling ekonomis untuk jarak pendek. Dahlan pun berpandangan jika rute-rute padat tersebut diterbangi dengan pesawat yang lebih besar dari 737, frekuensinya bisa dikurangi tanpa menurunkan kapasitas angkut.

“Seperti untuk jarak kurang dari 1,5 jam dari Singapura ke Jakarta, Singapore Airlines berani menggunakan pesawat berbadan lebar Boeing 777, yang kelihatannya melawan teori pesawat itu hanya baik untuk jarak jauh,” tuturnya. 
Sumber : Sinar Harapan

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

Selasa, 02 September 2014 10:00:05 WIB

Wacana Kenaikan BBM, Harga Ayam Naik 10 Persen

Selasa, 02 September 2014 09:57:46 WIB

PM Lesotho Pulang Setelah “Kudeta”