Ditelusuri, Video Mesum Polisi Morowali
Sabtu, 21 September 2013 - 08:58 WIB
: 1138


(Dok/news.mindprocessors.com)
Ilustrasi.
Polda Suteng dan ahli Teknologi Informasi menyelidiki keaslian video panas anggota Polres Morowali

PALU - Pejabat Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Komisaris Polisi Rostin Tumaloto mengatakan penyidik masih memeriksa keaslian video mesum yang diperankan oknum anggota Kepolisian Resor Morowali yang telah beredar luas.

"Kami bekerja sama dengan ahli Teknologi Informasi untuk memastikan kebenarannya," kata Rostin di Palu, Sabtu (21/9).

Penyelidikan itu juga melibatkan penyidik dari Polres Morowali dan Polda Sulteng.

Video berdurasi 65 detik yang melibatkan polisi dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Morowali itu beredar sekitar satu bulan terakhir.

PNS yang ada dalam video tersebut tidak pernah masuk kantor sejak video mesum itu beredar luas melalui telepon genggam. Sementara, anggota Polres Morowali berinisial A juga telah diperiksa terkait kasus tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan, adegan yang berlangsung di sebuah kantor itu terjadi pada 2011. Kedua pemeran di dalam video saat itu memiliki hubungan khusus.

Rostin mengatakan Polri akan mengusut tuntas kasus tersebut, dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

"Kalau yang bersangkutan terbukti bersalah maka akan ditindak tegas, baik melalui proses disiplin atau kode etik Polri," dia menegaskan.

Ada tujuh hukuman disiplin dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri.  Yakni, teguran tertulis, penundaan mengikuti pendidikan paling lama satu tahun, penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat untuk paling lama satu tahun, mutasi yang bersifat demosi, pembebasan dari jabatan, serta penempatan dalam tempat khusus paling lama 21 hari.

Saat ini, polisi fokus mencari penyebar video mesum tersebut.

"Mungkin saja ada pihak yang tidak suka dengan salah satu pelaku di dalam video tersebut sehingga menyebarkan video," ujar Rostin.
Sumber : Ant

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



1 Komentar :

ortupertama
21 September 2013 - 14:14:38 WIB

Polisi harus tetap perkasa keluar dan tegas kedalam. Ingat ada yang hendak melemahkan polisi dan ingin kembali ke era Soeharto.
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

Jumat, 26 September 2014 17:04:32 WIB

Seleksi Terbuka Pejabat DKI secara Online

, 13 Oktober 2014 00:00:00 WIB

Buku Kurikulum 2013 ajari gaya pacaran.