Secangkir Teh untuk Jantung
Albertina S.C. | Jumat, 15 Juni 2012 - 11:34 WIB
: 233


(Teh hitam baik untuk jantung./FoxNews.com)
Minum teh hitam atau black tea mengurangi faktor risiko untuk penyakit jantung dan serangan jantung.

JAKARTA – Satu lagi berita bagus bagi Anda penggemar teh. Sebuah studi baru menemukan minum teh hitam atau black tea mengurangi beberapa risiko untuk penyakit jantung. Temuan yang dipublikasikan dalam  jurnal Preventive Medicine juga menunjukkan teh hitam--daun teh yang mengalami proses fermentasi paling lama sehingga warnanya sangat pekat dan aromanya paling kuat--juga berpotensi menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

Penelitian memperlihatkan, minum tiga cangkir teh selama 12 minggu (tanpa susu atau gula) menyebabkan pengurangan yang sangat signifikan dalam tingkat gula darah dan trigliserida.  Mengutip FOX News, Kamis (14/6), tingkat “lemak sehat” trigliserida melorot 39 persen menjadi 29 persen pada pria dan perempuan.

Bukan cuma itu, minum teh menyebabkan tingkat kardar “kolestrol baik” HDL meningkat. Meski begitu, penelitian terbaru yang dikerjakan Harvard Medical School ini menimbulkan pertanyaan.

Studi juga menemukan kenaikan kadar antioksidan yang secara efektif dapat melindungi pembuluh darah dan jaringan tubuh melawan stres oksidatif serta peradangan. Sebab, teh hitam dan hijau memang kaya akan polifenol--antioksidan yang berkaitan dengan berbagai manfaat kesehatan.

Sebuah studi terakhir menemukan bahwa minum teh secara signifikan dapat mengurangi tingkat C-reactive protein (CRP) pada orang yang berisiko sedang dan tinggi. CRP dianggap sebagai penanda untuk peradangan dan penyakit kardiovaskular.

Menurut Asosiasi Jantung Amerika, CRP yang rendah terkait dengan risiko rendah mengembangkan penyakit kardiovaskuler. Tetapi, penelitian mencampurkan apakah CRP rendah sebenarnya menurunkan risiko kardiovaskular.

Dalam studi CRP ini,  minum teh menurunkan asam urat yang telah dikaitkan dengan peningktakan risiko kardiovaskular. Asam urat juga mendorong low density lipoprotein atau kolesterol jahat dan menghasilkan radikal bebas yang merusak.

Para peneliti merekomendasikan minum teh tanpa susu atau gula. Sebab, susu dapat mengurangi ketersediaan beberapa polifenol.
Sumber : FoxNews.com

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 24 April 2014 00:00:00 WIB

Sabun Berbahan ASI Laris di Tiongkok

, 24 April 2014 00:00:00 WIB

Sharon Stone Dilaporkan Stroke