Satu Ginjal Bisa Sport
Albertina S.C. | Senin, 18 Juni 2012 - 16:23 WIB
: 843


(Ginjal tunggal bisa berolahraga./kidsportsmagazine.com)
Cedera ginjal ketika olahraga sangat langka karenanya anak dengan satu ginjal bisa olahraga.

NEW YORK – Memiliki hanya satu ginjal bukan halangan bagi anak muda untuk berhenti berolahraga. Demikian hasil sebuah studi baru yang menaruh perhatian besar pada masalah keselamatan secara luas.

Reuters
, Senin (18/6), mengungkapkan, saat ini, diiperkirakan satu dari 1.500 anak lahir dengan ginjal tunggal. Survei menunjukkan banyak dokter akan menyarankan anak-anak tersebut untuk tidak berolahraga. Yang ditakutkan adalah tanpa organ kembarannya yang siap mengambil alih, atlet yang menderita luka ginjal bisa berakhir dengan cuci darah seumur hidup atau transplantasi.

Tetapi kekhawatiran itu tampaknya salah tempat. Setelah menyisir melalui basis data besar mengenai olahraga yang terkait dengan cedera di antara atlet di sekolah menengah dan perguruan tinggi, peneliti menemukan hanya ada 18 kasus yang melibatkan ginjal. Itu pun sekitar empat luka ginjal per satu juta kali kejadian yang menimpa atlet di lapangan.

"Bahkan pada kelompok risiko tinggi pun, cedera ginjal adalah kondisi yang sangat langka," kata Dr. Matthew Grinsell dari University of Utah di Salt Lake City, yang menerbitkan temuan ini dalam jurnal Pediatrics.

"Apalagi dengan epidemi obesitas saat ini, saya sangat, sangat keberatan menasihati seseorang tidak melakukan aktivitas fisik," kata dia kepada Reuters Health.

Temuan baru ini didasarkan pada data dari National Athletic Trainers' Association High School Injury Surveillance Study dalam kurun waktu 1995-1997.

Cedera Langka
Sebagian besar luka ginjal adalah memar sederhana dalam organ itu dan tidak satu pun yang menyebabkan kerusakan permanen. Kebanyakan terjadi pada sepak bola, tetapi yang paling umum adalah cedera lutut dan kepala, perbandingannya adalah 67 gegar otak untuk setiap cedera ginjal.

"Kita tahu bahwa cedera ginjal dari kecelakaan lalu lintas dua sampai 10 kali lebih umum dari luka ginjal akibat olahraga," Grinsell menjelaskan. "Beberapa orang bahkan berpendapat bahwa mungkin lebih berbahaya pergi ke dokter untuk membicarakan luka ginjal karena olahraga daripada benar-benar berolahraga."

Namun, untuk anak-anak dengan hanya satu ginjal, dia menambahkan, penting untuk memastikan organnya bekerja normal dan tekanan darahnya tidak terlalu tinggi sebelum turun lapangan. American Academy of Pediatrics juga mengatakan tidak apa-apa anak-anak berolahraga meski hanya punya satu ginjal. Tetapi, mereka harus lebih dahulu memeriksakan diri ke dokter.

"Jika seseorang memiliki semangat yang besar pada olahraga, saya benar-benar tidak membatasinya," kata Grinsell. "Saya mendorong isu-isu keselamatan yang lebih umum, seperti memakai helm jika Anda naik sepeda."
Sumber : Reuters

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 23 April 2014 00:00:00 WIB

 Peringati Hari Bumi, Aktivis Gelindingkan Bola Bumi di Jalan

, 23 April 2014 00:00:00 WIB

Sekretaris KPU Bawa Pisau ke Rapat Pleno