Manajemen Mal Serang Dituding Menghindar Pajak
Iman Nur Rosyadi | Kamis, 21 Juni 2012 - 14:55 WIB
: 296


(dok/ist)
Anggota DPRD kecewa manajemen MOS tak transparan.

SERANG - Manajemen Mall of Serang (MOS) enggan membahas pajak dan retribusi dengan DPRD Kota Serang. Terbukti, dua kali DPRD Kota Serang mengajak, tapi dua kali pula manajemen MOS menghindarnya.

Bahkan saat Komisi III DPRD Kota Serang mengunjungi MOS, tidak ada satu pun manajemen yang menerimanya. Mereka hanya diterima staf yang tidak mempunyai kebijakan apa pun, apalagi mengetahui soal pajak dan retribusi.

Anggota Komisi III DPRD Kota Serang, Agus Subarly mengaku kecewa atas sikap manajemen MOS yang tidak mau transparan soal pajak dan retribusi dari MOS yang disetorkan pada Pemkot Serang.

"Kami merasa dipermainkan oleh pihak MOS. Dua kali berkunjung, pihak manajemen selalu tidak ada di tempat. Padahal kunjungan kali ini atas permintaan pihak MOS, tapi ketika kami ke sini hanya diterima oleh staf. Orang yang mempunyai kebijakan masih rapat di Karawaci," ujarnya kepada SH melalui telepon selulernya, Rabu (20/6).

Ia mengaku, pada kunjungan pertama beberapa waktu lalu, pihak manajemen juga tidak ada dan hanya ditemui staf. "Semalam pihak MOS menyatakan siap ingin bertemu Komisi III dan mengundang ke MOS pukul 15.00. Namun waktu kita datang, orang yang mengundang kita tidak ada dan kata stafnya masih rapat di Karawaci," ujarnya.

Menurut Agus, pihaknya akan mengundang manajemen MOS untuk mempresentasikan semua retribusi yang ada di MOS. Jika ada temuan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi karena sudah tidak proaktif. "Kita undang manajemen MOS, jika tidak datang maka kita akan memberikan peringatan dan meminta kepada Wali Kota Serang, untuk meninjau kembali semua perizinan," ujarnya.

Politikus Partai Hanura ini menyatakan, maksud kedatanganya ke MOS hanya untuk meminta keterangan mengenai beberapa retribusi yang bisa masuk ke daerah, seperti retribusi parkir, pengelolaan sampah, penyewaan ruko-ruko, dan izin air bawah tanah.

Publik Relation Officer PT Matahari Department Store Tbk, Sonya Louise Tular ketika dihubungi via telepon genggam mengaku tidak berwenang memberikan pernyataan. "Silakan saja hubungi pengelola MOS langsung ke Pak Joni Kawaldi atau Fernando, kalau saya hanya pewakilan yang ditugaskan di Serang dan kurang tahu permasalahan," ujarnya.

Dihubungi via telepon, pengelola MOS bagian perizinan Joni Kawaldi mengaku ia mendapatkan informasi Komisi III datang ke MOS Kamis (besok-red), bukan hari ini. "Awalnya memang diagendakan Rabu, tapi semalam saya mendapat informasi dari staf yang ada di Serang, diundur jadi Kamis. Belum mendapatkan informasi kalau dimajukan hari ini," ujarnya.

Joni juga menilai, hal ini terjadi hanya salah komunikasi saja dan mengaku akan mengoordinasikan dengan Komisi III. Terkait Komisi III besok akan mengundangnya, ia mengaku akan membicarakan terlebih dahulu dengan manajemen lainnya.

"Sebenarnya permasalahan ini cukup dihadapi oleh pengelola yang ditempatkan di Serang, karena itu sudah hak otoritas pengelola yang di Serang. Berhubung Komisi III meminta saya, karena kenalnya dengan saya, ya saya menghargai dewan saja akan datang ke Serang," ujarnya.

Sumber : Sinar Harapan

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 24 April 2014 00:00:00 WIB

Sabun Berbahan ASI Laris di Tiongkok

, 24 April 2014 00:00:00 WIB

Sharon Stone Dilaporkan Stroke