TKI Deportasi Minta Dipulangkan
Jumat, 29 Juni 2012 - 08:42 WIB
: 554


(Foto:dok/beritabatavia.com)
Mereka ingin mengurus dokumen kerja yang sah.

NUNUKAN - Sebanyak 30 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dideportasi pemerintah Kerajaan Malaysia melalui Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur, Kamis (28/6), meminta dipulangkan ke kampung halamannya.

"Keinginannya untuk pulang dan tidak kembali dulu bekerja di Malaysia untuk menemui sanak keluarganya dan mengurus dokumen kerja yang sah," kata seorang TKI deportasi asal Lembata Nusa Tenggara Timur, Ibrahim Hamzah, di Nunukan, Kamis (28/6) malam.

TKI ini mengaku berangkat ke Sabah Malaysia untuk bekerja tidak menggunakan dokumen sama sekali sejak 2010 lalu, dan bekerja di Sabah pada kebun pribadi orang pribumi.

Ia mengatakan dirinya tertangkap oleh petugas Imigrasi Kota Kinabalu Sabah saat berada di rumah majikannya di Keningau Kota Kinabalu Februari 2012 lalu.

"Sebelum ditangkap, sebenarnya sudah berencana pulang ke Nunukan untuk urus paspor. tapi nasib sial, tiba-tiba tertangkap oleh petugas Imigrasi Kota Kinabalu," ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan Boma Aleksander, TKI deportasi asal Alor Nusa Tenggara Timur, di Nunukan, Kamis. TKI yang bekerja di Malaysia sejak 10 tahun lalu itu mengatakan, keinginannya untuk pulang kampung karena rindu sanak keluarganya.

Namun ia mengaku masih berminat kembali ke Malaysia untuk bekerja setelah memiliki paspor.

Boma menambahkan, selama di Malaysia pekerjaannya membersihkan taman di Kota Kinabalu Sabah dengan gaji harian RM15 per hari atau setara Rp45.000,-.

Masuk ke Malaysia 10 tahun lalu melalui Kabupaten Nunukan dengan menggunakan paspor. Tetapi paspor miliknya tidak pernah dijamin oleh majikannya atas kehendaknya sendiri.

Menurutnya, paspor miliknya tidak dijamin majikan karena tidak mau gajinya dipotong untuk biaya penjamin sehingga paspornya dibiarkan mati hingga batas waktu berlakunya habis.

Dari 30 orang TKI yang berkeinginan pulang ke kampung halamannya, satu orang di antaranya anak perempuan di bawah usia lima tahun (balita).

Sementara TKI deportasi lainnya, hanya lima orang yang menyatakan akan tinggal di Kabupaten Nunukan mencari pekerjaan dan yang lainnya tetap akan kembali ke Malaysia untuk bekerja.
Sumber : Ant

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 21 April 2014 00:00:00 WIB

Tujuh Hal Yang Perlu Diketahui tentang Kanker

, 21 April 2014 00:00:00 WIB

Tiongkok Hapus Ratusan Situs Porno dan Akun Media Sosial