“PC Desktop” di Era Tablet
Wheny Hari Muljati | Selasa, 03 Juli 2012 - 13:42 WIB
: 284


(dok/ist)
Personal computer (PC) berbentuk desktop rupanya masih punya takhtanya tersendiri.

Tidak semua orang merasa nyaman melakukan pekerjaan serius menggunakan personal computer (PC) mobile. Sifat praktis yang umumnya berimplikasi pada bentuk serbakecil pada komputer portable, membuat sejumlah pengguna belum rela meninggalkan PC desktop dengan alasan kenyamanan bekerja.

Selain soal kenyamanan kerja, bagaimanapun komputer desktop masih memiliki sejumlah kelebihan yang belum bisa digantikan komputer mobile semacam tablet, laptop, dan ultrabook yang tercanggih sekalipun. Platform desktop misalnya, mampu memberikan kemampuan proses lebih tinggi ketimbang platform komputer mobile.

Misalnya produk Intel Core i7. Komputer seri ini terdiri dari beberapa jenis prosesor, antara lain yang berakhiran QM untuk jenis mobile, seperti i7-2860QM, dan yang berakhiran K, P, atau S (misalnya i7-3930K) untuk jenis desktop.

Variasi kelas prosesor untuk desktop pada seri ini bisa memiliki kemampuan komputasi lebih tinggi sekitar 30 persen dari kelas mobile, dengan harga yang sama atau berselisih sedikit saja (tergantung model).

Tak mengherankan bila ada pengguna yang masih lebih memilih versi desktop ketimbang mobile. Demikian kurang lebih pendapat pengamat teknologi informatika (TI) dari Universitas Trisakti, Ardianto Nasution kepada SH, Senin (25/6).

Lebih Murah

Menurut Ardianto, pemeliharaan dan penyediaan suku cadang PC desktop juga masih lebih murah ketimbang komputer mobile. “Seperti saya ketahui, harga suku cadang PC desktop sekitar 50 persen harga suku cadang PC mobile atau notebook untuk jenis yang sama. Misalnya, suku cadang untuk LCD, HD, dan DVD-nya,” kata Ardianto.

Oleh karena masih ada permintaan dan masih menghasilkan keuntungan, pasar PC desktop ini dalam waktu dekat masih akan berkembang. “Boleh dibilang persaingan komputer desktop paling sedikit memberikan beban biaya inovasi kepada vendornya,” tutur Ardianto.

“Semua fitur sekarang juga makin diintegrasikan ke sistem oleh produsen chipset atau prosesornya. Jadi walaupun permintaan makin menurun pun, menurut saya keuntungan vendor-vendor dari setiap perangkat yang dijual masih akan meningkat,” ujar Ardianto.

Menurut lelaki yang berencana membentuk tim riset TI ini, produsen PC era sekarang ini lebih menyasar jasa layanan di perkantoran. Karena PC lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan perkantoran, para produsen umumnya menjual extended service.

“Misalnya, Acer dan Dell dengan Extended Warranty Program, HP dengan CarePack, dan Lenovo dengan Extended Warranty Desktop-nya,” ujarnya mencontohkan.

“Untuk pengguna rumahan, mereka sekarang juga menjual PC desktop tanpa OS (operating system-red). Tujuannya memberikan alternatif kepada user untuk menginstal OS lain,” katanya lagi.

Tetap maraknya keberadaan PC desktop tentu juga erat kaitannya dengan masih banyaknya konsumen dari perkantoran. Penyediaan PC desktop bagi perkantoran tidak selalu dengan cara pembelian, karena saat ini banyak perusahaan yang menyediakan jasa penyewaan PC.

Membicarakan PC desktop, Lenovo baru-baru ini menawarkan desktop All-in-One (AIO) PC. Melalui produknya, PC AIO 27 inci, perusahaan ini menawarkan desain menarik yang diperkenalkan Lenovo IdeaCentre A720 dengan desain yang mereka klaim sebagai paling ramping di dunia.

Ramping dan Fleksibel

Dipasarkan ke Indonesia, A720 meneruskan warisan desain ramping AIO dari Lenovo yang menempatkan CPU PC di bagian dasar unit. Dengan desain AIO yang lebih diperbaiki, A720 konon dirancang untuk mengoptimalkan pengalaman digital baru di rumah.

“Engsel A720 yang sangat fleksibel memungkinkan layar ditekuk ke arah pengguna dengan sudut hingga -5 derajat dan dilipat ke belakang dengan sudut hingga 90 derajat. Ini membuat aplikasi sentuhnya terasa lebih nyaman digunakan dalam waktu lebih lama, dalam posisi apa saja,” demikian pernyataan perusahaan ini.

Tak cuma tipis, layar A720 konon juga mempunyai 10 titik multisentuh yang memberikan ketepatan akurasi lebih tinggi. Desain layarnya dengan konsep frameless alias tanpa bingkai membuat layar seluas 27 inci terlihat lapang. “Ini adalah layar paling besar untuk kategori AIO yang umumnya hanya 23 inci,” kata Sandy Lumy, President Director dari PT Lenovo Indonesia, Selasa (19/6).

Terintegrasi dengan fitur hiburan audio Dolby Home Theater V4, perangkat ini disebutkan mampu menggetarkan ruangan. Kamera Lenovo Hihg-Sense (720p HD) dan Lenovo IdeaTouch konon juga telah dioptimalkan untuk dimainkan dengan sentuhan, dan A720 dilengkapi dengan Windows® 7 Home Premium asli yang telah diinstal di pabrik, serta dilengkapi fitur Lenovo EE 3.

“Produk bersertifikat EE3 menampilkan kinerja start-up Windows mengagumkan dan fitur optimasi lainnya. Memiliki hard disk drive tradisional yang berputar bisa mulai bekerja dalam waktu rata-rata 40 persen lebih cepat dibandingkan pengguna PC Windows 7 biasa. Berkat teknologi RapidBoot, PC Lenovo dapat melakukan boot up lebih cepat,” demikian rilis perusahaan ini.

PC Lenovo konon dapat boot up dalam waktu rata-rata 24 detik, sementara PC Windows 7 dalam waktu 41 detik. Pada bagian CPU yang terletak di bawah yang sekaligus berfungsi sebagai penopang juga telah dipasangi blu-ray disc drive, HDMI in/out untuk koneksi perangkat high definition, serta terintegrasi dengan TV tuner.

Ultrabook

Belum puas dengan PC IdeaCentre, Lenovo juga meluncurkan Ultrabook IdeaPad U310 dan U410. Kedua ultrabook ini menurut perusahaan ini dilengkapi solid state drive dengan boot up resume dari mode sleep lebih cepat hingga 40 persen dibandingkan perangkat lain yang tidak dioptimasi.

Selain itu, perangkat ini dilengkapi Lenovo Smart Update sehingga U310 dan U410 dapat secara otomatis memperbarui surat elektronik, chat IM, dan pesan-pesan media sosial lainnya dalam keadaan sleep. (CR-32)

Sumber : Sinar Harapan

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



    0 Komentar :


    Isi Komentar :
    Nama :
    Jenis Kelamin : L P
    Email :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     

    Editor Choice

    , 23 April 2014 00:00:00 WIB

     Peringati Hari Bumi, Aktivis Gelindingkan Bola Bumi di Jalan

    , 23 April 2014 00:00:00 WIB

    Sekretaris KPU Bawa Pisau ke Rapat Pleno