Kakek Semua Orang Inggris
Albertina S.C. | Selasa, 03 Juli 2012 - 16:53 WIB
: 782


(Ian Kinnaird, cucu Hawa. /telegraph.co.uk)
Tes DNA menunjukkan seorang dosen Skotlandia adalah kakek dari semua orang di Inggris.

LONDON – Ian Kinnaird penasaran tentang asal-usul nenek moyangnya. Pria berusia 72 tahun ini lantas melakukan tes DNA. Hasil tesnya tidak saja mengagetkan dirinya. Para ahli genetik juga terbelalak.

Pensiunan dosen asal Skotlandia ini memiliki penanda genetik dari garis ibu yang jejaknya berasal dari keturunan Afrika yang belum pernah ditemukan sebelumnya di Eropa Barat.

Menurut The Telegraph, Jumat (29/6), para peneliti dari Britain's DNA yang melakukan tes mengatakan, Ian memiliki gen “ras campuran” dan dapat digambarkan sebagai “cucu Hawa atau nenek dari semua orang di Inggris.”

Para peneliti yang begitu terkejut mengabarkan hasil tes melalui telepon kepada Kinnaird yang tinggal jauh di utara Skotlandia sana.

Mereka mengatakan bahwa  mitochondrial DNA (mtDNA) Kinnaird dari garis ibu melewati 30.000 tahun dan hanya dua mutasi genetik yang dihapus dari wanita pertama, sedangkan pria yang paling banyak memiliki genom ini dengan sekitar 200 mutasi sejak manusia pertama.

Alistair Moffat, sejarawan dan rektor St. Andrews University, yang terlibat dalam pendirian proyek DNA, mengatakan: "Ini adalah hasil yang mengagumkan dan berarti dia bisa saja berada di 'Taman Eden'.“
 
Dia menambahkan, “"Ini adalah bukti lebih lanjut bahwa bahkan warga kulit putih Anglo-Saxon Protestan adalah keturunan dari Hawa hitam."

Hingga kini, proyek DNA tersebut telah menguji 2.000 orang di seluruh Britania Raya dan sebagian besar memiliki penanda yang merunut nenek moyang mereka hingga 3.500 tahun. Hal tersebut didefinisikan sebagai keturunan dari berbagai kelompok, termasuk warga Inggris paling awal, Irlandia Kuno, Viking, masyarakat pengumpul pemburu, dan pelukis gua.

Proyek ini bertujuan memetakan "pohon keluarga" Inggris. Penelitian sebelumnya juga mengungkapkan hal yang tidak kalah menarik. Ternyata aktor Tom Conti memiliki nenek moyang yang sama dengan Kaisar Prancis Napoleon Bonaparte.
 
Cucu Hawa
Kinnaird, warga Halkirk, Caithness, yang mengajar di North Highland College di Thurso, dan tutor untuk Universitas Terbuka, mengatakan tertarik pada sejarah. Tetapi, dia mengaku tidak menaruh harapan apa pun ketika membayar tes DNA senilai 200 poundsterling Inggris.

Tes juga menunjukkan bahwa Kinnaird memiliki “garis ayah” dari Skandinavia dan membawa penanda YDNA yang ditemukan pada seperempat pria Norwegia.

"Saya menjalani kehidupan biasa-biasa saja sampai sekarang, tetapi komputer saya sudah panas sejak diberitahu. Ini benar-benar mencengangkan. Saya tampaknya membawa gen dari barat Afrika yang tiba melalui perdagangan budak,” kata pria duda ini.

"Saya telah meneliti hubungan antara perdagangan budak dan Liverpool, wilayah asal keluarga dari garis perempuan saya.  Afrika adalah bagian dari gelar geografi saya di Hull University pada 1959, tapi saya tidak bisa membayangkan hal seperti ini."

Penanda genetik L1B1 Kinnaird juga akan dibawa oleh adiknya Jean, 65, pensiunan guru yang mengajar di Wigan dan memiliki seorang putri yang telah diberikan untuk diadopsi pada usia 17 tahun.

Moffat yang mendirikan Britain’s DNA bersama James Wilson, ahli genetika dari Edinburgh University, mengatakan Kinnaird adalah dosen sederhana yang "luar biasa".

Dia menambahkan: "Garis keturunan ini muncul di Afrika, di Senegal, tapi tidak pernah terlihat di barat laut Eropa. Hal ini mungkin telah mencapai Inggris melalui kedatangan budak di Liverpool.”

"Seorang perempuan yang mungkin disebut Hawa dan seorang pria yang mungkin disebut Adam benar-benar ada,” kata Moffat. "Hawa, ibu dari kita semua, hidup sekitar 190.000 tahun lampau sama seperti homo sapiens yang berkembang. Perempuan lain hidup pada waktu yang sama, tetapi hanya mtDNA Hawa yang selamat.”

Menurut dia, "Adam juga tinggal di Afrika Tengah, mungkin 140.000 tahun lampau. Hanya YDNA-nya yang selamat untuk ayah dari semua garis keturunan laki-laki di bumi.”

"Kinnaird tidak bisa menurunkan mtDNA, tapi adiknya bisa dan dia memiliki seorang putri yang akan membawa garis keturunan," lanjut Moffat.

Tes yang digelar Britain’s DNA menunjukkan bahwa 32 persen pria Inggris adalah keturunan Pretani atau orang Inggris asli. Lebih dari 12 persen orang Inggris memiliki keturunan Jerman dan 11 persen adalah pemburu dan pengumpul, sedangkan lebih dari tujuh persen adalah orang Irlandia kuno.
Sumber : The Telegraph

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 25 April 2014 00:00:00 WIB

Enam DPD Yang Tidak Lapor LDK

, 25 April 2014 00:00:00 WIB

Moncong Putih Rajai Kursi Dewan di Palembang dan Sumsel