Makan Sedikit, Umur Panjang
Albertina S.C. | Sabtu, 07 Juli 2012 - 09:45 WIB
: 209


(Makan sedikit agar umur panjang./presstv.ir)
Menyantap 40 % makanan lebih sedikit dapat memperpanjang hidup Anda selama 20 tahun, klaim ilmuwan.

LONDON – Lebih sedikit memasukkan makanan ke dalam tubuh dapat memperpanjang masa hidup Anda beberapa tahun ke depan. Demikian klaim peneliti Inggris dalam Royal Society Summer Science Exhibition di London, Selasa (3/7).   

Dalam penelitian pada tikus, para peneliti di Institute of Health Ageing at University College London menemukan bahwa kehidupan tikus dapat diperlanjang hingga 30 persen hanya dengan mengurangi asupan makanannya.

Peneliti utama Dr Piper dari mengatakan kepada Independen: "Jika Anda mengurangi makanan tikus sebesar 40 persen, hewan itu akan hidup 20 atau 30 persen lebih lama. Jadi, kita berbicara tentang 20 tahun kehidupan manusia. Ini ditunjukkan pada semua jenis organisme, bahkan anjing Labradors."

Temuan ini menjadi dasar untuk mengembangkan perawatan untuk “penyakit” orang tua. Saat ini, peneliti Institute of Health Ageing sedang mengembangkan sebuah perawatan yang diharapkan dapat memerangi 'penyakit' tua itu. Mereka mempelajari bagaimana genetika dan gaya hidup dapat disesuaikan untuk mengimbangi efek penuaan dan menambah tahun-tahun kehidupan seseorang, mungkin sampai puluhan tahun.

Perawatan ini, kata para ilmuwan, juga dapat memerangi penyakit orang tua, termasuk jantung, kanker, dan neurodegeneration--kehilangan atau kematian struktur atau fungsi neuron--seperti penyakit Parkinson dan Alzheimer.

Selain tikus, para ilmuwan juga mempelajari lalat buah yang berbagi 60 persen gen manusia dan usia dengan cara yang sama. Peneliti telah memperpanjang jangka hidup sehat baik pada lalat buah maupun tikus dengan terapi modifikasi obat dan diet.

Kombinasi ini diharapkan juga akan bekerja untuk memperpanjang kehidupan manusia.

"Jika kita menemukan gen yang terlibat dengan penuaan, kita harus mampu menunda penuaan itu sendiri. Inilah yang kami temukan," Dr. Piper menjelaskan.

Dia menambahkan, timnya telah memperpanjang kehidupan organisme dengan memutasi gen tunggal. Para peneliti juga telah mengurangi efek dari mutasi yang dapat menyebabkan Alzheimer.

Namun, Dr. Piper mengingatkan bahwa bidang penelitian dalam memperpanjang kehidupan baru berjalan satu dekade, jadi tetap masih 'teoritis'. Namun, ini pendekatan unik untuk mengobati semua jenis penyakit akibat penuaan seperti “penyakit” yang disebabkan oleh penuaan itu sendiri yang dilakukan dalam penelitian terpisah, kata dia.
Sumber : Daily Mail

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 17 April 2014 00:00:00 WIB

Panglima TNI Bantah Minta Maaf ke Singapura

, 17 April 2014 00:00:00 WIB

Masyarakat Keluhkan 'Soal Jokowi' di UN