Protein Pengganggu Tidur Oma-Opa
Sabtu, 07 Juli 2012 - 11:04 WIB
: 103


(Sering terbangun di malam hari./webmd.com)
Para ilmuwan menemukan sebuah protein yang membangunkan opa dan oma untuk pipis di malam hari.

JAKARTA – Akhirnya salah satu jawaban atas pertanyaan mengapa orang usia sepuh sering terbangun tengah malam untuk kencing terungkap. Para ilmuwan telah menemukan sebuah protein yang melakukan trik sehingga kandung kemih merasa penuh dan mengirimkan sinyal “harus buang air kecil” ke otak.

Tingkat defisiensi protein yang disebut connexin43 inilah yang jadi biang kerok. Connexin43 adalah bagian dari kaskade protein dalam jam yang disebut sirkadian--mekanisme kompleks yang mengatur irama tubuh yang lebih aktif selama siang hari dan melambat pada malam hari.

Dalam jurnal Nature Communications, seperti dikutip dari AAP, Jumat (6/7), para peneliti menjelaskan, ketika tidur, orang sehat menghasilkan volume air seni dari ginjal yang lebih kecil daripada selama siang hari. Tubuh juga lebih banyak menyimpan urine selama tidur dibandingkan ketika berada dalam fase aktif di siang hari.

Nah, ketika connexin43 berada pada tingkat yang lebih rendah, otot-otot halus dari kandung kemih menjadi lebih peka terhadap sinyal saraf yang memberikan perasaan penuh, penelitian mengatakan.

Para peneliti yang dipimpin oleh Osamu Ogawa dari Universitas Kyoto membuat penemuan dalam tikus-tikus di laboratorium yang secara genetika telah dimodifikasi untuk tidak memiliki gen yang membuat connexin43.

Tim mengembangkan sebuah sistem otomatis, menggunakan gulungan kertas saring yang berwarna ungu ketika terkena, bahkan sejumlah kecil cairan, untuk menghitung seberapa sering tikus yang dikurung buang air kecil di malam hari.

Kebutuhan kronis untuk buang air kecil di malam hari adalah suatu suatu kondisi yang disebut enuresis nokturnal. Ini jugalah yang menyebabkan anak-anak muda mengompol.

Para peneliti mengatakan kemungkinan ada jalur sirkadian lain yang terlibat dalam masalah ini.
Sumber : AAP

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 17 April 2014 00:00:00 WIB

Panglima TNI Bantah Minta Maaf ke Singapura

, 17 April 2014 00:00:00 WIB

Masyarakat Keluhkan 'Soal Jokowi' di UN