Warga Solo Kirim Doa Untuk Kemenangan Jokowi
Senin, 09 Juli 2012 - 11:17 WIB
: 108


(Foto:dok/tribunnews.com)
Mereka mendoakan agar Wali Kota Surakarta itu menang sebagai Gubernur DKI Jakarta.

SOLO - Warga Solo meskipun tidak mempunyai hak suara pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta, tetap memberikan dukungan penuh kepada Wali Kota Surakarta Joko Widodo (Jokowi) yang menjadi salah satu calon gubernur daerah setempat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di Solo, Senin (9/7), mengatakan warga Solo akan menggelar doa bersama untuk pasangan Jokowi dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Gerindra dalam Pilkada DKI Jakarta.

"Ya kalau untuk ikut menunggui proses pencoblosan di Jakarta mungkin tidak bisa. Tetapi secara moril, kami tetap memberi dukungan dengan doa bersama, untuk kesehatan, keselamatan, kebaikan, dan kemenangan Pak Jokowi," kata Rudy yang juga menjabat Wakil Wali Kota Surakarta.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut rencananya akan digelar di Kantor DPC PDIP Kota Surakarta sebelum pencoblosan, Selasa (10/7) malam. Bagi mereka yang ikut dalam kegiatan ini tidak hanya kader partai, pihaknya juga mempersilakan warga untuk ikut ambil bagian.

"Saya harus bisa memilih dan memilah. Sebagai Wakil Wali Kota, saya harus menyelesaikan tugas di Solo. Dari sisi kepartaian, kami terus mendukung kader yang maju pilkada. Tetapi karena dari sisi kewilayahan sudah berbeda. Ini Pilkada DKI Jakarta, bukan Jawa Tengah. Tidak bisa kami langsung pergi ke sana, namun tetap memberikan semangat untuk bisa menang dengan terhormat," katanya.

"Bapak (Jokowi,red.) Senin sudah aktif, tetapi Selasa ada tugas ke Jakarta lagi untuk mengikuti pengumuman hasil kompetisi Most Admired Knowledge Enterprise (MAKE) Study. Untuk tanggal 11 Juli (hari pencoblosan) Pak Wali sudah mengajukan izin juga, karena jatah cuti kampanye sudah habis," terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Surakarta Etty Retnowati.

Ia mengatakan, izin yang diajukan ke Gubernur itu sudah dikirim seminggu setelah pengajuan cuti kampanye, namun hingga kini belum ada jawaban dari Gubernur terkait hal itu.

"Kalau mekanisme izin mungkin hanya bersifat pemberitahuan. Jadi tidak perlu menunggu jawaban. Tetapi nanti akan kami tanyakan kembali agar ada kejelasan," terangnya.
Sumber : Ant

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 19 April 2014 00:00:00 WIB

Arema Siap Membungkam PBR

, 19 April 2014 00:00:00 WIB

Panwascam Diancam Dibunuh