Pendingin untuk Mobil Listrik
Albertina S.C. | Senin, 16 Juli 2012 - 10:36 WIB
: 355


(Panas dapat merusak baterai mobil listrik./thecuttingedgenews.com)
Ilmuwan Jerman menawarkan cairan baru untuk mendinginkan baterai untuk mobil listrik.

LONDON - Para ilmuwan Jerman tengah merancang cairan pendingin baru untuk baterai mobil listrik yang mahal. Cairan bernama CryoSolplus ini membantu efektivitas dan efisiensi biaya pendinginan mobil listrik. Karena, membuat baterai awet dan memperpanjang usia  baterai.

CryoSolplus menyerap panas lebih efektif daripada udara atau air. Selain itu, cairan ini memungkinkan kemasan baterai lebih erat di bawah tenda, menurut tim peneliti di Fraunhofer Institute for Environmental, Safety and Energy Technology di Oberhausen, Jerman, mengutip Reuters, Jumat (13/7).

Selama ini, biaya satu pak baterai baru untuk mobil listrik bisa setengah dari harga total kendaraan. Baterai juga beroperasi pada 45 derajat Celsius, seperti pada drive normal di hari yang panas. Padahal, idealnya baterai beropersai di ujung atas zona kenyamanan antara 20 dan 35 derajat Celsius. Jika terlalu panas, baterai akan cepat rusak.

Saat ini, semua sistem baterai mobil listrik tidak didinginkan sama sekali. Termasuk pula pada sistem-sistem pengisian kembali baterai pengganti yang terisi penuh di stasiun pelayanan atau yang berpendingin udara.
 

 
 
Udara, kata para peneliti, bukan penyerap panas yang sangat efisien dan peredarannya memerlukan ruang lebar antarbaterai. Air adalah konduktor panas yang lebih baik, tetapi membutuhkan tangki penyimpanan yang besar.

Nah, para ilmuwan Fraunhofer meramu CryoSolplus yang terdiri dari campuran air, parafin, zat antibeku, dan bahan stabilisasi.

Ketika cairan baru menyerap panas, tetesan parafin padat di dalamnya mencair dan menyimpan panas dalam proses. Mereka akan solid kembali ketika larutannya mendingin. Bahan penstabil diperlukan untuk memastikan tetesan padat parafin ini tetap merata dalam cairan. Juga menghentikan parafin yang menggumpal secara bersamaan atau mengambang ke permukaan karena mereka lebih ringan dari air.

Formulasi tim Jerman ini dapat menyerap tiga kali lebih banyak panas daripada air. Artinya, tidak perlu tangki penyimpanan air besar sehingga menghemat ruang dan beban kendaraan.

Para ilmuwan akan melakukan uji coba CryoSolplus pada kendaraan. Memang, dari segi biaya, CryoSolplus lebih mahal 50 sampai 100 euro dari ongkos yang dikeluarkan untuk air.

"Masalah utama yang harus kami atasi selama pengembangan adalah membuat agar dispersi stabil," kata Tobias Kappels, salah satu ilmuwan Fraunhofer.
Sumber : Reuters

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 17 April 2014 00:00:00 WIB

Panglima TNI Bantah Minta Maaf ke Singapura

, 17 April 2014 00:00:00 WIB

Masyarakat Keluhkan 'Soal Jokowi' di UN