Bandara Pekanbaru Bisa Digunakan Kembali
Rabu, 18 Juli 2012 - 10:36 WIB
: 237


(Foto:dok/regionaltimur.com)
Namun harus memenuhi syarat khusus karena pesawat Garuda belum bisa dipindahkan.

PEKANBARU - Otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II menyatakan, aktivitas penerbangan sudah dibuka kembali, meski dengan beberapa syarat khusus karena pesawat Garuda Indonesia GA 174 yang tergelincir masih belum bisa dipindahkan dari ujung landasan pacu.

"Pesawat Garuda masih ada di ujung landasan pacu, tapi setelah kami melakukan penghitungan dengan cermat, penerbangan sudah bisa dilakukan kembali dengan ketentuan khusus," kata GM Angkasa Pura II Bandara SSK II, Anggono Raras, kepada ANTARA di Pekanbaru, Rabu (18/7).

Anggono menyatakan, landasan pacu kembali dibuka sekitar pukul 08.45 WIB setelah sempat ditutup selama lebih dari 17 jam akibat tergelincirnya Garuda GA 174 pada Selasa (17/7).

Setelah melalui perhitungan, lanjutnya, panjang landasan pacu yang bisa digunakan tinggal menyisakan 1.800 meter dari panjang keseluruhan 2.600 meter. Jarak itu berkurang akibat pesawat Garuda masih "mangkrak" di ujung bagian Barat landasan pacu.

Ia mengatakan, ketentuan khusus yang harus dipatuhi pilot untuk bisa melalui landas pacu adalah dengan mengurangi beban pada pesawat atau bisa dengan menggunakan pesawat berbadan kecil seperti Foker 50.

"Sebenarnya pesawat jenis boeing 737-800 juga sudah bisa mendarat, asalkan para pilot menyesuaikan dengan kondisi dan saya yakin karena mereka pilot profesional sudah bisa mengatur diri mungkin dengan beban kargo kurangi atau ganti pesawat dengan yang lebih kecil," katanya.

Selain itu, ia mengatakan pada jarak yang tersisa pendaratan harus dilakukan pada "runway" 36 dan terbang landas pada "takeoff" 18 di landasan pacu.

Menurut dia, sejumlah maskapai kini sudah mengirimkan pesawat ke Pekanbaru untuk menjemput ratusan penumpang yang belum terangkut di Bandara Pekanbaru.

Insiden tergelincirnya pesawat Garuda mengakibatkan 19 penerbangan dari dan menuju Pekanbaru terpaksa dibatalkan.
Sumber : Ant

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 17 April 2014 00:00:00 WIB

Panglima TNI Bantah Minta Maaf ke Singapura

, 17 April 2014 00:00:00 WIB

Masyarakat Keluhkan 'Soal Jokowi' di UN