Plot Pembunuhan Winston Churchill
Albertina S.C. | Rabu, 18 Juli 2012 - 15:01 WIB
: 566


(Winston Churchill/telegraph.co.uk)
Sebuah surat bersejarah menunjukkan Nazi berencana membunuh Sir Winston Churchill dengan cokelat.

JAKARTA - “Tewas oleh cokelat” adalah plot yang dibuat pemerintahan Nazi untuk Sir Winston Churchill. Rencana menghabisi nyawa mantan Perdana Menteri Inggris dengan meledakkan cokelat batangan pada Perang Dunia II ini terungkap dalam sebuah surat bersejarah.

Memberikan arti baru untuk makanan penutup "mati oleh coklat", ahli bom Adolf Hitler melapisi alat peledak dengan lapisan tipis cokelat hitam yang menggiurkan. Kemudian membungkusnya dalam kemasan hitam dan kertas emas mewah.

Menurut The Telegraph, Selasa (17/7), Jerman tampaknya berencana menggunakan agen rahasia yang bekerja di Inggris untuk diam-diam menempatkan cokelat batangan—dengan merek Peters Chocolate--di antara barang-barang mewah lain dalam ruang makan yang digunakan oleh Kabinet Perang selama konflik.

Bom berbentuk batangan cokelat ini memiliki kemampuan cukup untuk membunuh siapa pun dalam beberapa meter.

Tapi, skenario ini digagalkan oleh mata-mata Inggris yang mengetahui pembuatan bom cokelat ini. Agen Inggris ini memberi informasi kepada salah satu pemimpin paling senior intelijen dari MI5, Lord Victor Rothschild, sebelum kehidupan perdana menteri pada masa perang ini terancam.

Lord Rothschild, ilmuwan di masa damai maupun anggota kunci dari keluarga bankir Rothschild, segera mengetik surat kepada ilustrator berbakat yang diperbantukan ke unit. Meminta dia menggambar cokelat dengan ukuran poster untuk memperingatkan masyarakat untuk berhati-hati.

Surat tersebut ditujukan kepada artis Laurence Fish tertanggal 4 Mei 1943 dan ditulis dari bungker rahasianya di Parliament Street, London. Istri Fish, jurnalis Jean Bray, menemukan surat bersejarah ini ketika memilah-milah harta miliknya setelah suaminya meninggal di 89 tahun pada 2009.

Surat yang bertanda "rahasia" ini berbunyi:

"Dear Fish, saya ingin tahu apakah Anda bisa membuat gambar untuk saya dari lempengan cokelat  bahan peledak.

Kami telah menerima informasi bahwa musuh menggunakan lempengan cokelat yang terbuat dari baja dengan penutup yang sangat tipis persis seperti cokelat sungguhan.

"Di dalamnya ada bahan berdaya ledak tinggi dan beberapa bentuk mekanisme penundaan... Ketika Anda mematahkan cokelat di salah satu ujung dengan cara biasa, bukan menjatuhkan, sepotong kampas atau alat pelapis yang terselip di bagian tengah akan patah dan berdetak ke tengah sisa lempengan."

Surat itu menjelaskan bagaimana mekanisme tersebut akan diaktifkan bila sepotong cokelat ditarik dengan tajam, yang juga akan menarik kanvas, dan Lord Rothschild mengatakan ia melampirkan "sketsa yang sangat buruk" yang dibuat oleh seseorang yang telah melihat salah satu batangan cokelat itu.

Dia meminta seniman tersebut untuk menuliskan teks dalam gambarnya yang menjelaskan bahwa bom akan meledak tujuh detik setelah cokelat dipatahkan dan kampas yang terpasang ditarik keluar.
Sumber : The Telegraph

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 25 April 2014 00:00:00 WIB

Enam DPD Yang Tidak Lapor LDK

, 25 April 2014 00:00:00 WIB

Moncong Putih Rajai Kursi Dewan di Palembang dan Sumsel