Harga Kacang Kedelai di Lampung Naik
Selasa, 24 Juli 2012 - 10:14 WIB
: 1072


(Foto:dok/brecorder.com)
Harga kacang kedelai impor kini Rp 8.600/kg, pekan lalu hanya Rp 6.300/kg.

BANDARLAMPUNG - Harga kacang kedelai di Bandarlampung pada pekan ini mulai naik, namun pasokannya masih tetap lancar ke daerah itu.

Sejumlah pedagang kacang kedelai di pasar tradisional di Bandarlampung, Selasa (24/7), menyebutkan kenaikan harga kacang kedelai itu dipicu meningkatnya biaya pengirimannya.

"Omzet sudah menurun sejak dua hari yang lalu, kenaikan ini disebabkan biaya pengiriman kacang kedelai yang naik," kata Ripto, salah agen kacang kedelai di Bandarlampung.

Dia mengatakan, kacang kedelai dipasok dari Pulau Jawa.

Importir mendatangkan kacang kedelai melalui pelabuhan di Pulau Jawa, kemudian dikirimkan ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Lampung.

Hampir semua kacang kedelai yang dijual di Bandarlampung merupakan kacang impor asal Vietnam, Filipina, Thailand, dan Australia.

Kacang kedelai asal Lampung memang masih ada yang diperjualbelikan, namun volumenya sedikit.

Harga kacang kedelai impor sekarang Rp8.600/kg, pekan lalu hanya Rp6.300/kg.

Dia mengungkapkan, kebanyakan pelanggannya merupakan perajin tempe dan tahu yang di bulan puasa mulai membanjiri Kota Bandarlampung.

Sejumlah pengusaha tempe dan tahu yang ada di Bandarlampung juga mengeluhkan kenaikan harga bahan baku makanan yang sangat digemari masyarakat ini.

"Harga yang ditawarkan sudah sangat tinggi,untuk menutupi biaya produksi kami harus menaikkan harga jualnya," kata Didi, salah satu pengusaha tempe.

Dia mengatakan, dalam satu hari dirinya bisa membeli kacang kedelai tiga kuintal lebih, dengan harga Rp7.200/kg. Harga tempe saat ini Rp10.000/dua potong dengan ukuran sedang.

Menurut dia, jika harga kacang kedelai tetap tinggi maka usaha tempe dan tahu terancam gulung tikar.
Sumber : Ant

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 00 0000 00:00:00 WIB

, 21 April 2014 00:00:00 WIB

10 Korban Belum Ditemukan