Umbi-umbian Diharapkan Jadi Makanan Alternatif
Jumat, 27 Juli 2012 - 10:23 WIB
: 1399


(Foto:dok/matanews.com)
Sudah ada hasil olahan berupa sirup, es krim dan wine.

DENPASAR - Berbagai jenis umbi-umbian seperti ketela pohon dan ketela rambat diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap beras dengan dijadikan makanan olahan yang menarik.

"Sudah banyak ditemukan makanan ringan yang terbuat dari umbi-umbian. Sekarang, bagaimana umbi-umbian itu mampu menjadi makanan alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap beras," kata Guru Besar Universitas Udayana Prof Dr Ir Dewa Ngurah Suprapta di Denpasar, Jumat (27/7).

Ia melakukan penelitian dan pengkajian sekaligus melakukan uji coba memproduksi aneka jenis makanan ringan dan minuman dari umbi-umbian.

"Kalau dikemas bagus, hasil olahan berupa sirup, es krim, dan 'wine' pasti memikat konsumen," kata Kepala Laboratorium Biopestisida Fakultas Pertanian Unud itu.

Ia menambahkan, teknologi pengolahan menjadi makanan bergengsi itu tidak begitu rumit dengan modal yang tidak begitu besar, namun memerlukan ketekunan dan keuletan serta mengutamakan faktor kebersihan dalam proses produksi.

"Terobosan seperti itulah yang diperlukan dalam mengangkat dan memanfaatkan potensi lokal, yang selama ini kurang dikembangkan petani, karena sulit dalam bidang pemasaran," ujar Suprapta.

Ia berharap, rintisan dalam bidang pengolahan berbagai jenis umbi-umbian menjadi makanan dan minuman yang bergengsi diharapkan mampu mendorong petani untuk lebih mengembangkan berbagai jenis tanaman umbi-umbian, disamping padi.

Terobosan itu dilakukan mengingat, petani dalam beberapa tahun belakangan kurang bergairah mengembangkan ketela rambat dan jenis umbi-umbian lainnya, Padahal jenis ketela rambat dan suweg mengandung karbohidrat lebih tinggi dari kentang serta sangat bagus bagi pencernaan tubuh manusia.

Kedua jenis tanaman tersebut telah teruji keunggulan dalam penelitian laboratorium dan hasil penelitian itu telah disosialisasikanm kepada masyarakat tani.

Dengan demikian diharapkan petani tertarik mengembangkan tanaman ketela pohon, ketela rambat, suweg dan jenis tanaman umbi-umbian lainnya yang mengandung protein tinggi, ujar Suprapta.
Sumber : Ant

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 19 April 2014 00:00:00 WIB

Bayern Fokus Hadapi Eintracht Braunschweig

, 19 April 2014 00:00:00 WIB

Beberapa Mayat Ditemukan di Ferry Korsel