3 Sektor Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Jumat, 27 Juli 2012 - 11:36 WIB
: 420


(Foto:dok/ist)
Yaitu perdagangan, industri dan penanaman modal.

JAKARTA - Pemerintah terus mendorong pembangunan ekonomi nasional di atas 6 persen melalui sektor perdagangan, industri serta penanaman modal.

"Sektor industri merupakan tulang punggung dalam meningkatkan sektor riil dan menyerap lebih banyak tenaga kerja. Industri juga membangun masyarakat menuju negara maju di abad 21," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada acara rapat terbatas di Kementerian Perindustrian Jakarta, Jumat (27/7).

Presiden menuturkan, untuk sektor perdagangan sangat penting dalam mengembangkan perdagangan dalam negeri. Saat ini, situasi pasar global sedang mengalami masalah dan perdagangan domestik untuk sebuah negara yang memiliki bentangan geografis yang luas serta jumlah penduduk yang besar, tidak boleh diabaikan.

"Kebijakan dan strategi kita menyangkut perekonomian tidak hanya berorientasi pada ekspor, artinya perdagangan dalam negeri juga memiliki peran penting sebagai faktor pertumbuhan ekonomi," papar Yudhoyono.

Di bidang penanaman modal, kata Presiden, masih dibutuhkan untuk mengubah perekonomian Indonesia jangka menengah dan panjang.

"Dengan adanya investasi langsung maka Indonesia dapat memproduksi lebih banyak barang-barang yang dibutuhkan oleh Indonesia. Hal tersebut dapat meningkatkan daya saing produk dalam negeri," ujarnya.

Presiden juga menyebutkan untuk Program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3E) dapat mengubah tatanan perekonomian Indonesia, salah satunya bidang mineral.

"Tiga sektor ini pada dua tahun terakhir terus tumbuh sehingga dapat menjaga perekonomian Indonesia tetap di atas 6 persen ketika negara lain terkena imbas krisis ekonomi Eropa dan Amerika," ucapnya.
Sumber : Ant

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 19 April 2014 00:00:00 WIB

Arema Siap Membungkam PBR

, 19 April 2014 00:00:00 WIB

Panwascam Diancam Dibunuh