Mengenakan Pakaian Dalam yang Sehat
Stevani Elisabeth | Sabtu, 04 Agustus 2012 - 12:31 WIB
: 747


(dok/ist)
Selain sehat, pakaina dalam juga dapat dijadikan sebagai gaya hidup bagi perempuan.

Dalam beraktivitas, orang harus merasa nyaman karena kenyamanan merupakan nilai yang penting bagi wanita. Apalagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan di mana tubuh mereka harus beradaptasi dengan cuaca sekaligus tingkat emosional mereka.

Rasa nyaman khususnya dalam penampilan tidak hanya dari busana, make up wajah, gaya rambut maupun aksesori, tetapi juga pakaian dalam yang digunakan. Meski tak tampak dari luar, pakaian dalam ternyata bisa membuat orang jadi tak percaya diri.

Salah menggunakan pakaian dalam untuk sebuah aktivitas dapat menimbulkan ketidaknyamanan yang berujung pada kurangnya rasa percaya diri. Sayangnya masih banyak wanita, termasuk wanita Indonesia, belum menyadari pentingnya pakaian dalam yang nyaman.

Salah seorang penyiar televisi swasta Indy Rahmawati mengatakan, penampilan merupakan hal yang penting bagi wanita. “Apalagi sebagai seorang jurnalis yang liputannya lebih dari satu tempat. Kita butuh pakaian dalam yang nyaman,” ujarnya.

Menurut Indy, nyaman dalam hal ini enak dipakai, menyerap keringat, tidak menyebabkan iritasi, dan membuat kita bebas bergerak. Dia menambahkan, masalah pakaian dalam tak jarang diabaikan orang. Bahkan ada orang yang menganggap biasa kalau pakaian dalamnya sudah longgar.

Sampai-sampai ada yang menggunakan peniti,” kata dia sambil tertawa. Kalau sudah demikian, tanpa mereka sadari, tangannya sering menarik tali bra yang sudah longgar agar tidak jatuh. Pemandangan ini, kata Indy, jelas tidak enak bila dilihat orang lain khususnya lawan bicara.

Indy sendiri dalam memilih pakaian dalam lebih mengutamakan pilihan warna dan materialnya. “Saya tidak suka pakain dalam dengan warna-warna kulit. Saya lebih suka warna ungu, oranye, tetapi kalau untuk tugas sehari-hari, saya memilih warna hitam,” ujarnya. Khusus untuk material, dia lebih suka menggunakan bahan-bahan yang menyerap keringat dan tidak berenda.

Kurang Peduli

Psikolog Kassandra Putranto juga sependapat dengan Indy. Menurut dia, ada kalanya orang tidak memedulikan material pakaian dalam yang mereka gunakan atau tidak mengukur terlebih dahulu. Padahal ukuran pakaian dalam yang kita gunakan belum tentu pas untuk merek yang lain.

Khusus bra, misalnya yang menggunakan kawat. Banyak wanita yang mengeluh menggunakan bra yang ada kawatnya karena suka sakit atau gatal. Apalagi kalau kena keringat, rasanya tidak puas kalau tangan tidak menggaruknya. Hal tersebut bisa menyebabkan iritasi.

Menurutnya, dalam memilih pakaian dalam, pilihlah pakaian dalam yang memberikan rasa nyaman di badan. Tidak hanya nyaman, tetapi juga penting bagi kesehatan kita.

Dia menambahkan, pakaian dalam yang dilengkapi dengan penyangga dari kawat sebenarnya cukup baik untuk tubuh kita. “Penyangga tersebut berguna agar tubuh tidak maju ke depan alias bongkok. Bentuk tubuh yang cenderung maju dapat mengganggu baik fisik maupun konsentrasi,” kata Kassandra.

Kalau sudah begini, pikiran kita jadi bercabang, terutama ketika berbicara dengan orang. Pikiran yang bercabang sering membuat kita tidak konsentrasi. “Ini jelas terkait dengan rasa percaya diri,” ia menambahkan.

Sementara itu, Marketing National Manager Felancy Lucia Niken menjelaskan, saat ini masih ada wanita Indonesia yang menggunakan pakaian dalam hanya untuk keseharian tanpa mempertimbangkan faktor kenyamanannya.

Dalam kesempatan tersebut, Lucia juga memberikan beberapa tips untuk memilih pakaian dalam. Pertama, pilih pakaian dalam sesuai dengan aktivitas yang akan kita lakukan. Kedua, pilih material yang bagus, bukan bahan yang mudah melar. Selain itu, jangan mencuci pakaian dalam dengan mesin cuci. Minimal setahun sekali, kita harus membeli pakaian dalam.

Sumber : Sinar Harapan

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 23 April 2014 00:00:00 WIB

12 Batang Emas di Perut Warga India

, 23 April 2014 00:00:00 WIB

Mengapa Perempuan Lebih Tertarik pada Musisi?