Awas, Terobsesi Minum Air
Dina Damayanti | Kamis, 09 Agustus 2012 - 16:45 WIB
: 421


(Foto:dok/premierfitnesscamp.com)
Bisa jadi korbannya mengalami gangguan obsesif kompulsif.

LONDON - Ketika Sasha Kennedy merasa bahwa kebiasaannya sudah begitu menguasai dirinya, ia berusaha menutupi kebiasaan itu dari anak-anaknya. Ia khawatir jika anak-anaknya mengetahui rahasianya, mereka akan meniru kebiasaan yang mendominasi hidupnya itu.

Kebiasaan Sasha bukanlah menenggak obat-obatan terlarang ataupun minuman keras. Obsesi Sasha adalah pada air dan ia bisa minum air hingga 21 liter setiap harinya.

"Saya tidak minum air di depan anak-anak saya karena saya tidak ingin mereka mengira kalau minum air sebanyak yang saya lakukan merupakan hal yang wajar," aku Sasha, seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (8/8).

Sasha (26) asal Southend-on-Sea, Essex, Inggris adalah seorang ibu memiliki dua anak yang masih kecil, Reggie (2) dan Fraser (1).

Ketagihannya akan air membuat kehidupan pribadinya menjadi kelabu. Kebiasaannya ini berdampak pada hubungan asmaranya, karirnya, jam tidurnya karena dia tidak bisa bertahan satu jam tanpa menenggak air lebih banyak lagi atau pergi ke kamar kecil, bahkan di tengah malam sekalipun.

Selama ini, air sudah menjadi simbol kesehatan di kalangan banyak perempuan yang terdorong oleh sekian banyak selebriti yang mengungkapkan keuntungan air bagi kesehatan, yang dipercaya akan mengeluarkan racun dari sistem tubuh dan membuat kulit tampak lebih mulus. Mantan supermodel Elle Macpherson, misalnya, pernah mengungkapkan bahwa 8 gelas air yang diminumnya setiap hari membuatnya tetap bertubuh langsing

Dan kini mulai bermunculan sejumlah perempuan yang menambah jumlah air yang mereka minum hingga ke tingkat yang bisa menimbulkan bahaya.

Gangguan Obsesif Kompulsif
Anjuran resmi mengatakan agar minum 6 hingga 8 gelas air putih setiap harinya. Namun terlalu banyak minum air bisa menimbulkan dampak buruk bagi Anda, bahkan fatal. Sudah ada sejumlah kasus dimana orang meninggal akibat keracunan air atau hypnatremia, istilah medisnya.

Sementara itu, ada perempuan yang jumlahnya terus bertambah didiagnosa mengalami obsesi terhadap air, kondisi yang jarang dikenal dan diteliti yang bisa mengakibatkan resiko kesehatan yang mengerikan.

Salah satunya adalah Natasha Collins-Daniels (28), seorang manajer pendidikan untuk amal, yang minum hingga 8 liter air setiap hari.

"Sebelumnya saya tidak pernah melakukan seperti ini, namun ketika saya mulai bekerja saya mulai menjalani kebiasaan membawa botol minum ukuran satu liter dan minum dari botol itu terus menerus," ungkap Natasha, yang menikah dengan desainer grafis James Daniel (29) dan tinggal di Bristol.

"Saya kira secara tidak sadar yang mungkin telah dipengaruhi oleh semua artikel yang kamu baca di majalah-majalah mengenai bagaimana para model dan aktris mengklaim rahasia penampilan mereka dan tetap sehat dengan minum banyak air putih."

"Sebelum saya saya menyadarinya saya selalu mengisi ulang botol saya hingga 7 atau 8 kali setiap hari. Tidak ada orang di kantor saya yang menganggap aneh - satu-satunya komentar yang saya terima adalah 'Oh kamu sangat sehat, minum air sebanyak itu.'"

"Lalu beberapa bulan yang lalu, saya membaca sebuah artikel mengatakan bahwa jika kamu minum terlalu banyak akan berisiko merusak ginjal dan saya berpikir, 'Saya harus mengurangi.' Tapi seperti menghentikan kebiasaan lainnya, ini sangat sulit dilakukan.'"

Keinginan untuk minum air begitu banyak secara teknis bukanlah ketagihan, ujar Robert Brown, dosen psikologi di University of Glasgow. "Pada sejumlah kasus, ini merupakan bentuk gangguan obsesif kompulsif (OCD)," jelasnya. "Dengan sebuah obsesi Anda melakukan sesuatu karena hal itu membuat perasaan Anda lega dan tidak melakukannya menimbulkan perasaan malapetaka."

"Cara untuk menghadapinya adalah dengan meminta bantuan profesional - mungkin seorang terapis perilaku kognitif yang bisa mencoba untuk mengubah perilaku."

Natasha mencoba mendeskripsikan apa yang ia rasakan. "Saya seorang yang terobsesi dengan air. Ketika saya minum saya meyakini diri saya kalau saya haus," katanya. "Jika saya tidak minum, saya merasa lesu. tapi saya yakin ini lebih pada masalah psikologis ketimbang fisik."

Dan dia tidak sendirian. Di Inggris diperkirakan ada sekitar 741.000 orang yang menderita OCD.

Mirip dengan ini, konsumsi air dalam botol di Inggris kini tengah meningkat, naik dari 26,9 liter per orang di tahun 2001 menjadi 34 liter per orang di tahun 2011. Jika tren ini terus berlangsung, maka jumlahnya akan naik mencapai 41 liter per orang di tahun 2021, seperti diungkapkan konsultan makanan dan minuman Zenith International. Dan itu baru jumlah konsumsi air dalam botol saja.   

Periksa ke Dokter
Tak dipungkiri jika air merupakan hal vital bagi kesehatan. Air membuat organ tubuh tetap bekerja dengan baik sesuai fungsinya dan membantu membawa nutrisi ke bagian tubuh yang diperlukan dan untuk membuang kotoran dari dalam tubuh.

Namun Catherine Collins, ahli diet di St George's Hospital, Tooting, London selatan, memperingatkan bahwa minum terlalu banyak  bisa merusak jantung.

"Jika Anda pergi ke toilet tiga kali sehari, Anda kemungkinan cukup minum," jelasnya. "Tapi jika tubuh Anda mengandung begitu banyak air sehingga Anda pergi ke toilet terlalu sering dalam sehari, Anda kemungkinan akan membuang air yang mengandung vitamin yang dapat larut dalam air, seperti vitamin C dan B."

"Jika ini terus terjadi dan seseorang tidak cukup makan makanan bergizi maka dalam jangka waktu panjang, ini bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti jantung."

Marc Laniado, konsultan urolog di Windsor Urology dan Rumah Sakit Heatherwood and Wexham Park NHS menambahkan bahwa orang yang merasa perlu minum air secara terus menerus sebaiknya selalu memeriksakan dirinya ke dokter karena mungkin saja mengidap diabetes.

Sasha berharap dirinya bisa menghentikan dari kebiasaannya ini. "Saya merasa seperti ini sebuah kutukan, hanya itulah yang tepat untuk menggambarkan kondisi ini," sahutnya. "Saya selalu merasa lelah karena jam tidur saya sangat kurang."

Tes yang dilakukan rumah sakit terhadap Sasha masih belum cukup. "Para dokter meminta saya untuk kembali, tapi saya merasa hari saya menjalani tes sangatlah berat sehingga saya tidak kuat jika harus menjalaninya lagi," katanya. "Saya berharap saya tidak pernah merasakan perasaan seperti ini terhadap air, tapi inilah yang saya alami."
 
Sumber : Daily

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 23 April 2014 00:00:00 WIB

Mengapa Perempuan Lebih Tertarik pada Musisi?

, 23 April 2014 00:00:00 WIB

 Peringati Hari Bumi, Aktivis Gelindingkan Bola Bumi di Jalan