Jus Kentang untuk Radang Perut
Albertina S.C. | Sabtu, 11 Agustus 2012 - 08:30 WIB
: 166


(Kentang King Edward./tyras-greenhouse.blogspot.com)
Peneliti menemukan molekul antibakteri unik dalam kentang dapat menyembuhkan dan mencegah radang per

JAKARTA – Ini berita bagus buat Anda yang kerap bermasalah dengan perut. Para peneliti dari Universitas Manchester, Inggris, menemukan kentang mengandung molekul antibakteri unik yang dapat mengatasi radang perut.

Tim mikrobiologi universitas tersebut berharap substansi yang mereka sebut “jus kentang” itu dapat segera diproduksi.

"Kami melihat 'jus kentang' ini sebagai tindakan pencegahan untuk menghentikan radang perut, orang juga bisa menggunakannya sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Ini bisa menjadi pasar yang besar jika bisa kita kembangkan,” kata Ian Roberts, profesor mikrobiologi di Fakultas Biologi Univesitas Manchester, yang terlibat penelitian, mengutip Daily Mail, Kamis (9/8).

Penemuan ini datang tanpa sengaja, terinsipirasi dari pengalaman seorang anggota tim mikrobiologi.

“Seorang ilmuwan kami sedang makan siang ketika nenek pacarnya mengatakan mereka biasa menggunakan kentang untuk menyembuhkan bisul perut,” ujar Ian.

“Setelah itu dia pergi membeli sekantong kentang King Edwards dari sebuah toko dan mulai melakukan pengujian di lab,” Ian menambahkan.

Ian sendiri awalnya skeptis mendengar ide kentang untuk mengobati maag.

“Namun di sisi lain saya tidak terkejut karena banyak produk botani memiliki senyawa yang sangat menarik dan kami hanya harus menemukan mereka,” ucap dia.

Molekul kunci dalam kentang tadi memiliki manfaat ganda: menyembuhkan dan mencegah bakteri hidup dalam perut dan menyebabkan radang perut dan mulas.

Uniknya, tidak seperti antibiotik, bakteri perut tidak dapat mengembangkan perlawanan terhadap 'jus kentang'. Selain itu, tidak menimbulkan efek samping.

Para ilmuwan bahkan melakukan tes pada berbagai jenis kentang—dan menemukan varietas Maris Piper dan King Edward yang terbaik untuk “jus kentang”.

Proses untuk mengekstrak molekul yang masih tak bernama ini kini telah dipatenkan. Peneliti berharap suatu hari nanti bisa dijual sebagai suplemen mirip dengan minuman probiotik yoghurt .
Sumber : Daily Mail

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 19 April 2014 00:00:00 WIB

Arema Siap Membungkam PBR

, 19 April 2014 00:00:00 WIB

Panwascam Diancam Dibunuh