Warga Kupang Diminta Waspadai ISPA
Selasa, 28 Agustus 2012 - 10:07 WIB
: 196


(Foto:dok/antaranews.com)
Memasuki musim kemarau, mulai banyak pasien ISPA yang dirawat di RSUD Kota Kupang.

KUPANG - Warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur diminta untuk mewaspadai penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) saat memasuki musim kemarau ini.

Permintaan itu disampaikan Direktris RSUD Kota Kupang, dr Liliana Marciana Halek di Kupang, Selasa (28/8) menanggapi mulai maraknya pasien penyakit tersebut di rumah sakit miliki pemerintah setempat yang dibangun untuk memberikan layanan gratis bagi warga miskin pemegang kartu Jaminan Kesehatan Gratis (Jamkesda) itu.

Setiap hari, kata dr Marciana, terdapat pasien penderita ISPA yang datang dan dirawat di rumah sakit tersebut, baik untuk ditangani sebagai pasien rawat jalan, maupun untuk pasien rawat inap.

Memang lanjut dia, jumlah penderita ISPA masih sangat fluktuatif namun tetap saja ada, karena kondisi cuaca yang saat ini mulai memasuki musim kemarau.

Menurut dia, sebenarnya bukan hanya penyakit ISPA saja yang banyak diderita masyarakat selama musim kemarau, namun ada juga penyakit kulit atau gatal-gatal akibat kekurangan pasokan air bersih dan udara kotor yang disertai debu.

Meski persediaan obat di seluruh puskesmas dan puskesmas pembantu (Pustu) yang tersebar di enam kecamatan di Kota Kupang, sangat tersedia namun katanya, masyarakat tetap harus menjaga pola makan dan budaya hidup bersih serta minum air putih yang banyak.

"Dalam kondisi seperti sekarang ini banyak sekali penyakit dan rentan menyerang kita. Kalau kondisi kita tidak dijaga dengan pola makan dan budaya hidup bersih, kita mudah sekali dihinggapi penyakit," ujarnya.

Dijelaskannya, setiap orang memiliki kemampuan untuk bisa mengendalikan hidupnya agar tidak terserang berbagai penyakit, dengan penerapan hidup sehata dengan perilaku dan pola makan yang baik dan bergizi.

"Jika masing-masing kita berpola hidup sehat, dengan makan yang teratur dan bergizi, istirahat yang cukup, maka saya yakin kita bisa kendalikan berbagai penyakit yang akan melanda karena kondisi cuaca," kata dr Marciana menjelaskan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr Ary Wijana, terpisah mengaku telah melakukan sejumlah langkah antisipatif termasuk memperkuat stok obat-obatan di setiap puskesmas dan puskesmas pembantu di wilayah tersebut.

Selain itu, lanjut dr Ary, setiap paramedis yang bertugas di puskesmas dan puskesmas pembantu diminta untuk lebih proaktif dalam melayani dan mengantisipasi kemungkinan mewabahnya sebuah penyakit di satu daerah.

"Kita akan lebih proaktif untuk menghindari terjadinya wabah di suatau lingkungan dan akan berakibat kepada KLB," kata dr Ary.
Sumber : Ant

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Jenis Kelamin : L P
Email :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Editor Choice

, 25 April 2014 00:00:00 WIB

Enam DPD Yang Tidak Lapor LDK

, 25 April 2014 00:00:00 WIB

Moncong Putih Rajai Kursi Dewan di Palembang dan Sumsel