Amankah Konsumsi Air Kelapa Muda oleh Ibu Hamil?

Air kelapa untuk konsumsi ibu hamil sebaiknya berasal dari buah kelapa yang baru dipetik.


(Ist/)

Air kelapa muda kadang-kadang disebut air kelapa hijau karena pada waktu muda bewarna hijau. Ada juga kelapa muda yang bewarna kuning. Air kelapa muda adalah cairan bening sedikit keputihan yang terdapat di dalam buah kelapa.

Air kelapa muda dikonsumsi sebagai minuman dan sering dicampur dengan daging buahnya. Biasa digunakan sebagai cairan pengganti pada keadaan tubuh kekurangan cairan atau disebut sebagai dehidrasi. Dehidrasi dapat disebabkan oleh mencret atau sesudah olah raga.

Air kelapa muda atau degan mengandung karbohidrat, elektrolit, sedikit lemak, enzim, serat, vitamin, dan protein. Elektrolit yang terkandung dalam air kelapa muda antara lain adalah kalium, dan natrium.

Ada pula kandungan mineral lain seperti kalsium, zat besi, magnesium, pospor, seng, dan tembaga. Beberapa vitamin yang terkandung dalam air kelapa muda antara lain adalah Vitamin C, Vitamin B1, Vitamin B6, riboflavin (Vitamin B2), asam folat, niasin (vitamin B3), dan asam pantotenat.

Harus steril dan tidak tercemar

Karena kandungan berbagai zat gizi di atas, maka air kelapa muda bukan hanya sebagai minuman yang lezat tapi juga menyehatkan.
 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa air kelapa muda di samping bermanfaat dalam menanggulangi kekurangan cairan akibat mencret, mencegah kanker, dan menghambat proses penuaan.
 
Enzim-enzim yang terdapat dalam air kelapa muda dapat membantu pencernaan dan metabolisme tubuh. Air kelapa muda sangat aman untuk siapa saja. Bahkan zaman dulu di negara berkembang atau pada keadaan mendesak, air kelapa muda dapat disuntikkan untuk mengganti kehilangan cairan tubuh.

Sama seperti degan, air kelapa juga mengandung zat gizi, dan steril asal diperlakukan dengan hati-hati sehingga tidak tercemar. Perbedaannya pada persentase kandungan zat gizi dan jumlah air kelapa.

 

Untuk ibu hamil harus dari buah yang baru dipetik 

Kadar gula degan lebih tinggi dari air kelapa sehingga rasanya lebih manis. Jumlah air kelapa lebih sedikit dibandingkan degan per satu buah kelapa.
 
Dengan demikian Anda tidak perlu khawatir. Jangankan terminum tidak sengaja, diminum pun juga boleh, asal jangan berlebihan.
 
Air kelapa juga dapat diberikan kepada ibu hamil sejak awal kandungan hingga melahirkan dan sesudahnya. Namun perlu diperhatikan bahwa air kelapa sebaiknya berasal dari buah kelapa yang baru dipetik.
 
Kandungan zat gizi air kelapa akan berubah dan menurun bila buah kelapa disimpan lama. Bila terlalu lama, tidak tertutup kemungkinan terjadinya fermentasi karena adanya gula dan enzim yang terdapat dalam air kelapa.
 
Baik degan maupun air kelapa tidak dapat digunakan untuk pengganti cairan tubuh pada keadaan dehidrasi berat. Hal ini disebabkan karena kandungan natriumnya tidak dapat memenuhi kebutuhan.

 

(Fakultas Farmasi Universitas Andalas)

Nama
Email
Komentar
Captcha
CAPTCHA Image   Reload Image

.